Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Iran: Hak Pengayaan Uranium Jadi Kunci Negosiasi Dengan AS

Iran: Hak Pengayaan Uranium Jadi Kunci Negosiasi Dengan AS Kredit Foto: Reuters/Morteza Nikoubazl
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran menegaskan bahwa pengakuan atas hak pengayaan uranium menjadi kunci keberhasilan pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan pihaknya tidak akan menerima tuntutan penghentian total pengayaan uranium. Menurutnya, fokus perundingan harus diarahkan pada mekanisme yang mengakui pengayaan disertai jaminan bahwa aktivitas tersebut murni untuk tujuan damai.

Baca Juga: Indomobil (IMAS) Jalin Kerja Sama dengan Produsen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Araqchi mengatakan pihaknya terbuka untuk membahas tingkat dan kemurnian pengayaan uranium, serta pengaturan teknis lainnya. Namun, keterbukaan tersebut bergantung pada dua syarat utama, yakni hak pengayaan dan adanya pelonggaran sanksi, disertai upaya meredakan ketegangan militer di Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa sikapnya bukan semata persoalan teknis atau ekonomi. Menurut Araqchi, pengayaan uranium berkaitan erat dengan prinsip kedaulatan dan martabat nasional. Ia menambahkan tidak ada pihak luar yang berhak menentukan apa yang boleh atau tidak boleh dimiliki oleh Iran.

Araqchi juga menekankan bahwa program rudalnya tidak pernah masuk dalam agenda perundingan nuklir dengan AS.

Terkait kelanjutan dialog, ia  mengatakan jadwal dan lokasi perundingan berikutnya akan ditentukan melalui konsultasi dengan Oman. Ia menyebut lokasi pembicaraan selanjutnya belum tentu kembali digelar di Muscat.

Baca Juga: Alasan China Ogah Batasi Senjata Nuklirnya Lewat Perjanjian New Start Rusia-AS

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah menggelar pembicaraan tidak langsung di Oman. Dialog tersebut berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer dari Amerika Serikat di Timur Tengah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: