Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Xiaomi 18 Pro dan HyperOS 3, Kombinasi yang Bisa Goyang Dominasi Samsung dan Apple

Xiaomi 18 Pro dan HyperOS 3, Kombinasi yang Bisa Goyang Dominasi Samsung dan Apple Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Xiaomi kini berada di tengah persaingan global yang memusatkan perhatian bukan hanya pada hardware semata, tetapi juga software experience yang mampu menghadirkan nilai tambah nyata bagi pengguna.

Era baru itu ditandai dengan kemajuan HyperOS, sistem operasi buatan Xiaomi yang dibangun di atas Android dan dirancang untuk memberikan pengalaman lebih mulus, lebih pintar, dan lebih adaptif dari generasi sebelumnya.

Saat ini, Xiaomi hampir menyelesaikan penyebaran HyperOS 3 yang berbasis Android 16 ke banyak perangkat mereka, termasuk lini flagship dan beberapa model seri menengah atas.

Meski Xiaomi 18 Pro sendiri belum diumumkan secara resmi, tren ini menunjukkan bahwa flagship terbaru Xiaomi kemungkinan besar akan menjadi salah satu perangkat pertama yang mengadopsi HyperOS 3 atau versi lanjutan seperti HyperOS 3.1.

Strategi ini penting karena di tengah dominasi teknologi AI dan kebutuhan antarmuka yang responsif, ponsel flagship kini bukan hanya soal chipset dan kamera tetapi juga seberapa baik sistem operasinya menyatu dengan perangkat keras.

HyperOS dikembangkan dengan fokus pada stabilitas, efisiensi daya, dan integrasi AI yang lebih dalam ke pengalaman pengguna sehari-hari.

Salah satu pilar utama HyperOS adalah kemampuan prediktif dan asisten AI yang bekerja secara lokal (on-device) sehingga respons lebih cepat dan privasi lebih terjaga.

Ini berbeda dengan pendekatan generasi lama yang masih sangat bergantung pada pemrosesan cloud untuk tugas-tugas pintar.

Jika benar Xiaomi 18 Pro menjalankan HyperOS 3/3.1 sebagai sistem standarnya, pengguna dapat merasakan antarmuka yang lebih ringan, navigasi lebih intuitif, dan beban aplikasi yang lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Integrasi AI di HyperOS juga berarti fitur seperti smart suggestions, contextual actions, dan adaptive performance akan meningkatkan pengalaman harian tanpa perlu pengaturan manual dari pengguna.

Fitur-fitur tersebut akan sangat berguna, terutama di perangkat flagship yang targetnya mencakup pengguna produktif, kreator konten, dan mereka yang menjalankan banyak aplikasi sekaligus.

Xiaomi 18 Pro sendiri diprediksi membawa spesifikasi yang mendukung HyperOS berjalan optimal, misalnya panel LTPO AMOLED sekitar 6,3 inci dengan refresh rate tinggi 120 Hz atau lebih, memberi visual mulus dan responsif.

Sementara itu, layar belakang yang disebut sebagai Magic Back Screen juga diperkirakan akan menjadi fitur UX menarik yang terintegrasi dengan HyperOS secara cerdas.

Di sisi performa, Xiaomi 18 Pro kemungkinan akan ditenagai oleh chipset flagship terbaru misalnya Snapdragon generasi unggulan 2026 yang memberi tenaga besar untuk beban berat seperti game, komputasi AI, dan multitasking.

Konfigurasi RAM besar (hingga 16 GB) dan penyimpanan internal cepat (UFS 4.x) dijagokan hadir untuk menjaga pengalaman pengguna tetap responsif.

Sistem kamera flagship juga diperkirakan kuat dengan sensor utama berkualitas tinggi, dukungan telephoto dan ultrawide, serta kemampuan video premium untuk mendukung kebutuhan foto dan video kreatif.

Begitu pula aspek baterai besar yang dipadukan teknologi pengisian cepat agar performa tinggi dan penggunaan intensif tidak cepat menguras energi.

Meski Xiaomi belum merilis secara resmi harga dan tanggal peluncuran untuk pasar Indonesia, prediksi awal dari bocoran dan pola rilis sebelumnya menunjukkan bahwa Xiaomi 18 Pro bisa dibanderol di kisaran Rp10 jutaan hingga Rp15 jutaan, tergantung varian memori dan konfigurasi hardware.

Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Bakal Pakai 2 Kamera 200MP, Intip Bocoran Desainnya

Pelepasan flagship ini kemungkinan terjadi pada paruh kedua 2026 setelah debut global atau peluncuran di China selesai dilaksanakan.

Jika prediksi tersebut tepat, maka Xiaomi 18 Pro akan menjadi salah satu smartphone flagship yang tidak hanya membawa cutting-edge hardware, tetapi juga software experience terbaik dari Xiaomi lewat HyperOS terbaru.

Perpaduan antara AI, sistem operasi yang teroptimasi, dan antarmuka yang mulus dapat menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang tidak hanya ingin perangkat cepat, tetapi juga cerdas dan efisien dalam jangka panjang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: