Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Targetkan Pertumbuhan 15% Jika Kevin Warsh Pimpin The Fed

Trump Targetkan Pertumbuhan 15% Jika Kevin Warsh Pimpin The Fed Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ekonomi Amerika Serikat dapat tumbuh hingga 15% apabila Kevin Warsh dikonfirmasi sebagai Ketua Federal Reserve

Dalam wawancara dengan Fox Business, Trump mengatakan Warsh merupakan kandidat terkuat kedua dalam pencarian Ketua The Fed sebelumnya dan menyebut keputusannya menunjuk Jerome Powell sebagai kesalahan besar.

Menurut Trump, Warsh memiliki kapasitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara agresif apabila menjalankan kebijakan sesuai dengan kemampuannya.

“Jika dia melakukan pekerjaannya sesuai dengan kemampuannya, kita bisa tumbuh 15%, saya pikir bahkan lebih dari itu,” ujar Trump kepada pembawa acara Larry Kudlow, yang pernah menjabat penasihat senior Trump pada periode pertama kepemimpinannya, melansir Bloomberg, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Investor Wall Street Waspada Dampak Kevin Warsh Jadi Calon Ketua The Fed

Trump tidak menjelaskan secara rinci apakah target pertumbuhan tersebut merujuk pada pertumbuhan tahunan (year-on-year) atau indikator ekonomi lainnya. Berdasarkan proyeksi, ekonomi Amerika Serikat diperkirakan tumbuh sekitar 2,4% tahun ini, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan 2,8% dalam lima dekade terakhir. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di atas 15% hanya terjadi beberapa kali sejak 1950-an, salah satunya pada kuartal III 2020 saat aktivitas ekonomi kembali dibuka setelah pembatasan pandemi.

Dalam proses pencarian Ketua The Fed, Trump sebelumnya menegaskan menginginkan kandidat yang bersedia menurunkan suku bunga. Trump juga menyatakan tidak akan memilih Warsh apabila yang bersangkutan mendorong kebijakan kenaikan suku bunga.

Pernyataan tersebut menunjukkan taruhan politik Trump bahwa Warsh, jika dikonfirmasi, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat yang secara historis kerap merugikan presiden petahana.

Baca Juga: Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed, Begini Proyeksi Nilai Tukar Dolar AS

Namun, proses konfirmasi Warsh di Senat berpotensi tertunda. Senator Republik dari Carolina Utara Thom Tillis menyatakan akan memblokir seluruh proses konfirmasi pejabat Federal Reserve selama pemerintahan Trump masih menjalankan penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Powell dan proyek renovasi gedung The Fed.

Kudlow mempertanyakan kepada Trump apakah penyelidikan tersebut layak menahan proses konfirmasi Warsh. Menanggapi hal itu, Trump mengatakan belum dapat memastikan kelanjutan proses tersebut.

“Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti,” kata Trump. “Saya sudah lama berhadapan dengan Tillis, sampai-sampai dia akhirnya mengundurkan diri.”

Trump menambahkan dirinya tidak terlalu mempermasalahkan potensi penundaan konfirmasi tersebut. “Kalau terjadi, ya terjadi,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: