Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BCA Kokohkan Posisi Sebagai Pemimpin Keamanan Digital di Indonesia

BCA Kokohkan Posisi Sebagai Pemimpin Keamanan Digital di Indonesia Kredit Foto: Sibernetik
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengokohkan posisinya sebagai pemimpin keamanan digital di Indonesia dengan meraih dua sertifikasi berstandar internasional.

Sertifikat tersebut yaitu ISO Privasi Data (ISO 27701) dan ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001) yang menunjukkan komitmen nayata BCA dalam melindungi privasi nasabah dan memastikan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.

Baca Juga: BCA Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkualitas Lewat Halo BCA

Penyerahan dua sertifikat ISO sekaligus ini dilakukan di Menara BCA Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (6/2). Dalam acara tersebut hadir Direktur BCA Lianawaty Suwono serta Senior EVP Group Strategic Information Technology BCA David Formula.

Dalam sambutannya, Lianawaty menyatakan pencapaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan BCA sebagai institusi perbankan terutama dalam usaha menjaga kepercayaan nasabah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama bagi keberhasilan yang telah diraih oleh BCA sejauh ini. Sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab,” ujar Lianawaty, dikutip dari siaran pers BCA, Kamis (12/2).

Lianawaty menyampaikan bahwa sertifikasi ISO 27701:2019 merupakan sertifikasi berstandar internasional yang berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam mengelola dan melindungi data pribadi nasabah secara menyeluruh, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data. “Sertifikasi ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, ISO 42001:2023 merupakan sertifikasi berstandar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan (AI). Standar ini dirancang untuk memastikan pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: