Kredit Foto: Azka Elfriza
Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC mencatat pertumbuhan kinerja keuangan dua digit sepanjang 2025, ditopang kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan total aset secara signifikan secara tahunan.
Kepala UUS OCBC, Mahendra Koesumawardhana, menyampaikan bahwa per 31 Desember 2025 DPK tumbuh 27% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp10,9 triliun. Sementara itu, total aset meningkat 20% YoY menjadi Rp13,2 triliun.
Baca Juga: OCBC Dorong Anak Muda Wujudkan Destinasi Impian dengan Kartu Kredit OCBC 1st
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang mudah diakses, selaras dengan prinsip syariah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi nasabah dan masyarakat. Sepanjang 2025, kami mencatatkan kinerja yang solid,” ujar Mahendra di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Bank OCBC NISP Raup Laba Rp5,1 Triliun pada 2025, Kredit Tumbuh Tipis
Dari sisi intermediasi, pembiayaan yang disalurkan UUS OCBC mencapai Rp5,7 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 52% dialokasikan untuk pembiayaan rumah atau KPR iB, sedangkan 48% lainnya disalurkan untuk pembiayaan produktif.
Selain kinerja bisnis, UUS OCBC turut menyalurkan dana kebajikan sepanjang 2025 sebesar Rp2,59 miliar, termasuk zakat atas bagi hasil serta zakat digital melalui OCBC Mobile senilai Rp280.914.411.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri