Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Penjualan Mobil Baru di Vietnam Melonjak hingga 90 Persen
Kredit Foto: Xinhua
Pasar mobil baru di Vietnam melonjak hingga 90 persen, itu pencapaian luar biasa di saat banyak negara, termasuk Indonesia penjualan mobil tengah lesu, Vietnam meraih catatan gemilang.
Data dari Vietnam Automotive Manufacturers Association (VAMA), tercatat penjualan di periode Januari 2026 melonjak, dari 15.676 unit di tahun 2025, menjadi 29.774 unit pada Januari 2026, perhitungannya naik drastis secara year on year (YoY).
Meski demikian, perhitungan penjualan secara bulanan, penjualan Januari tercatat turun 30 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai puncak 42.701 unit. Kondisi ini menunjukkan pasar otomotif Vietnam masih ditopang pertumbuhan ekonomi yang kuat dan merata.
Produk domestik bruto (PDB) Vietnam tumbuh 8,5 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025, menjadi laju pertumbuhan kuartalan tercepat dalam 15 tahun terakhir. Sepanjang 2025, ekonomi Vietnam tumbuh 8 persen, didorong konsumsi domestik, investasi, dan ekspor yang solid.
Baca Juga: Mobil Listrik LEPAS E4 Meluncur Perdana di IIMS 2026, Booking Cukup Rp5 Juta
Pada Januari, lonjakan pasar terutama didorong kenaikan 103 persen penjualan kendaraan penumpang ringan menjadi 22.440 unit. Sementara itu, penjualan kendaraan komersial naik 59 persen menjadi 7.334 unit.
Thaco Group, perusahaan distributor sejumlah merek mobil luar negeri serta pemain utama di segmen kendaraan komersial, mencatat kenaikan penjualan 82 persen menjadi 9.458 unit. Angka tersebut termasuk lonjakan 98 persen penjualan kendaraan komersial Thaco menjadi 2.001 unit. Penjualan Mazda naik 73 persen menjadi 3.515 unit, sedangkan Kia meningkat 89 persen menjadi 3.487 unit.
Toyota mencatat kenaikan penjualan 45 persen menjadi 4.852 unit. Ford melonjak 109 persen menjadi 5.121 unit, Mitsubishi naik 194 persen menjadi 5.039 unit, dan Honda tumbuh 49 persen menjadi 2.712 unit.
Hyundai, yang melaporkan penjualannya secara terpisah, mencatat kenaikan 91 persen menjadi 5.872 unit. Sementara itu, VinFast hingga kini belum merilis data penjualan domestik untuk Januari.
Lembaga riset GlobalData memperkirakan penjualan kendaraan ringan di Vietnam akan tumbuh lebih dari 4 persen menjadi 587.000 unit pada 2026, naik dari 564.000 unit pada 2025.
Pertumbuhan tersebut diproyeksikan tetap didorong ekspansi ekonomi yang kuat dan meningkatnya permintaan konsumen.
Pemerintah Vietnam juga mengumumkan akan melanjutkan pembebasan pajak registrasi kendaraan untuk mobil listrik berbasis baterai (BEV) hingga akhir Februari 2027.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat