Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi terkait informasi bahwa urang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan dibayar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dirinya mengaku hingga sekarang belum mengetahui skema yang pasti terkait pembayaran utang tersebut, dan memastikan akan berdiskusi lebih lanjut.
Baca Juga: Keluar dari Kutukan, Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 6% di Kuartal I-2026
"Saya belum tanya tuh masalah itu. (Udah dikasih tahu bakal pakai APBN?) Belum. Seingat saya sih masih 50-50 tapi saya akan diskusikan," katanya saat ditemui di Financial Club, Jakarta, dikutip Jumat (13/2).
Hingga sekarang, dirinya belum diundang untuk negosiasi penyelesaian utang Whoosh yang akan dilakukan di China.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengatakan pembayaran utang kereta cepat akan menggunakan APBN. Dan hingga sekarang proses negosiasi masih berlangsung dengan BPI Danantara sebagai perwakilan.
"Iya (utang KA Cepat dibayar dengan APBN)," tegasnya saat ditanya pewarta di Stasiun Gambir, pada Selasa(10/2/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: