Kredit Foto: Youtube Setpres
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan melakukan perombakan kebijakan dana desa agar lebih efektif dan efisien. Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan dana desa yang digelontorkan selama lebih dari satu dekade tidak sepenuhnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sepuluh tahun lebih kita beri dana desa ke desa-desa, dan sekarang kita akan mengarahkan kembali,” kata Prabowo di Indonesia Economic Outlook 2026, dikutip Minggu (15/2).
Baca Juga: Prabowo Gaungkan Konsep Indonesia Incorporated untuk Dorong Ekonomi
Prabowo secara terbuka mengakui bahwa dalam pelaksanaannya, dana desa kerap tidak sampai ke tangan rakyat. Menurutnya, hal tersebut menjadi persoalan serius yang harus dibenahi oleh pemerintah pusat.
“Selama ini, sepuluh tahun kita harus akui banyak dana tersebut tidak sampai ke rakyat,” ujarnya.
Sebagai bukti, sang presiden menyinggung banyaknya kepala desa yang tersandung masalah hukum akibat pengelolaan dana desa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Ini dibuktikan dengan kepala desa yang terpaksa berhadapan dengan hukum karena tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Gubris Warning Moody’s, Prabowo Tegaskan MBG Jadi Motor Ekonomi Akar Rumput
Pada tahun anggaran berjalan, pemerintah telah mengurangi porsi dana desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: