- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
RS Mata JEC Banderol Harga Saham Rp1.200-Rp1.400 Saat IPO! Investor Bisa Serok Mulai Juli
Kredit Foto: Ist
Pengelola jaringan rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC), PT Nitrasanata Dharma Tbk, membuka penawaran umum perdana saham (IPO) dengan target dana maksimal Rp683,18 miliar. Perseroan menawarkan hingga 487,98 juta saham kepada publik dengan kisaran harga Rp1.200-Rp1.400 per saham dan menargetkan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2026.
Berdasarkan prospektus awal, saham yang ditawarkan terdiri atas 325,32 juta saham baru atau setara 10% modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO serta 162,66 juta saham divestasi milik pemegang saham eksisting yang mewakili 5% modal perseroan pasca-IPO. Total saham yang dilepas ke publik mencapai 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.
Dari total nilai emisi maksimal Rp683,18 miliar, sekitar Rp455,45 miliar berasal dari penerbitan saham baru yang akan masuk ke kas perseroan. Sementara dana hasil penjualan saham divestasi menjadi hak pemegang saham penjual dan tidak diterima oleh perseroan.
Perseroan menyatakan dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi bisnis. Sebagian dana akan dialokasikan untuk pembayaran lebih awal sebagian pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan HSBC. Selain itu, dana juga akan disalurkan kepada sejumlah entitas anak untuk mendukung pengembangan fasilitas kesehatan dan kebutuhan operasional.
Salah satu proyek yang menjadi fokus pengembangan adalah pembangunan Jakarta Eye Clinic (JEC) Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali. Melalui entitas anak PT Nitrasanata Bali (NSB), perseroan telah menandatangani kontrak desain proyek dengan nilai sekitar Rp16,66 miliar. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari strategi ekspansi JEC di segmen layanan kesehatan mata danĀ medical tourism.
Selain untuk ekspansi, sisa dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari, pembayaran gaji dan tunjangan karyawan, serta kebutuhan operasional lainnya hingga akhir 2027.
Baca Juga: Perusahaan Alat Kesehatan Ini Bidik Dana Rp269 Miliar dari IPO untuk Ekspansi dan Bayar Utang
Baca Juga: Tiga Perusahaan Mundur IPO Saat Pasar Bergejolak, Ini Penjelasan BEI
PT Nitrasanata Dharma bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta dan klinik swasta. Perseroan mengoperasikan jaringan layanan kesehatan mata JEC melalui sejumlah rumah sakit dan klinik spesialis mata di berbagai wilayah Indonesia.
Jadwal IPO menunjukkan masa penawaran awal berlangsung pada 22-24 Juni 2026. Perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026, melaksanakan masa penawaran umum pada 1-3 Juli 2026, dan mencatatkan saham di BEI pada 7 Juli 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri