Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perusahaan Alat Kesehatan Ini Bidik Dana Rp269 Miliar dari IPO untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Perusahaan Alat Kesehatan Ini Bidik Dana Rp269 Miliar dari IPO untuk Ekspansi dan Bayar Utang Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) berencana menghimpun dana hingga Rp269,27 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Dari dana tersebut, perseroan mengalokasikan Rp50 miliar untuk membayar sebagian pokok pinjaman, sementara sisanya digunakan untuk ekspansi pabrik dan modal kerja guna mendukung pertumbuhan bisnis alat kesehatan.

Berdasarkan prospektus awal yang diterbitkan pada 22 Juni 2026, EMMI menawarkan sebanyak-banyaknya 522,86 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran berada pada kisaran Rp446-Rp515 per saham, sehingga nilai emisi mencapai maksimal Rp269,27 miliar.

Perseroan menyatakan seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk tiga kebutuhan utama. Pertama, sebesar Rp50 miliar dialokasikan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman perseroan. Kedua, sekitar 11,8% dana digunakan untuk pengembangan usaha melalui pembangunan gedung pabrik di Cikupa, Tangerang. Ketiga, sekitar 68,7% dana digunakan sebagai modal kerja, antara lain untuk pembelian barang terkait proyek serta pengadaan bahan baku dan persediaan.

Langkah pelunasan utang tersebut dilakukan di tengah posisi liabilitas perbankan yang masih cukup besar. Dalam prospektus, EMMI tercatat memiliki utang bank jangka panjang sebesar Rp123,3 miliar per 31 Desember 2025. Fasilitas pinjaman tersebut berasal antara lain dari PT Bank Ina Perdana Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk.

Dokumen prospektus juga menunjukkan perseroan telah menyepakati pelunasan sebagian fasilitas kredit kepada PT Bank Ina Perdana Tbk, termasuk fasilitas Demand Loan (DL)-1 dengan plafon Rp58,5 miliar, Kredit Modal Kerja Angsuran Rp5,7 miliar, serta Kredit Investasi (KI)-2 sebesar Rp35,96 miliar.

Baca Juga: Perkuat Posisi Menjelang IPO, OpenAI Bajak Otak di Balik Gemini

Baca Juga: Satu Lagi Calon Emiten Meluncur, Anak Usaha Prodia Bidik Dana Rp62 Miliar dari IPO

Baca Juga: Produsen Inaco (JELI) Banderol Harga IPO Rp900-Rp1.120 per Saham, Incar Dana Segar Rp392 Miliar

Selain memperkuat struktur keuangan, EMMI menargetkan dana IPO untuk mendukung ekspansi kapasitas produksi. Perseroan saat ini bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia. Kantor pusat perseroan berlokasi di Gading Serpong, Tangerang, dengan fasilitas produksi di Cikupa, Tangerang dan Solo, Jawa Tengah.

Masa penawaran awal berlangsung pada 22-24 Juni 2026. Perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 30 Juni 2026, melaksanakan penawaran umum pada 2-6 Juli 2026, dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri