Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ungkit Eks Menteri Hingga Grup Bayangan, Bahlil Jawab Kritik Target Lifting Minyak 2025

Ungkit Eks Menteri Hingga Grup Bayangan, Bahlil Jawab Kritik Target Lifting Minyak 2025 Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

"Menkeu bilang lifting naik kalau ada sumur baru. Nah, ini apakah ada penelitian sumur baru? Perbedaan data ini membuat kami bingung, pegangan kami mana yang benar?" cecar Cornelis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan (11/2/2026).

Merespons kritik dari anggota DPR dan mantan pejabat yang meragukan kenaikan lifting tanpa adanya temuan blok migas baru, Bahlil memberikan jawaban yang sangat tajam. Ia menilai para pengkritik hanya terjebak dalam teori buku tanpa memahami realitas komunikasi intensif dengan operator lapangan.

"Bagaimana mungkin lifting naik sementara sumur besar belum ada? Ah, ini terlalu banyak baca buku nih. Orang-orang kayak begini terlalu banyak baca buku, menghayal orgasme dalam pikirannya sendiri!" cetus Bahlil.

Baca Juga: Geramnya Rusia ke Trump Gegara Tak Dilibatkan Soal Bisnis Minyak Venezuela

Tak berhenti di situ, Bahlil juga menyentil adanya kelompok yang ia sebut sebagai Deep State di sektor migas—kelompok yang nyaman dengan pola lama atau mantan penguasa yang masih ingin mengatur kebijakan demi keuntungan pribadi.

"Jangan orang Papua bilang: tulis lain, baca lain, bikin lain. Jangan dipolitisir. Jangan ada partai A mengatakan datanya lain, padahal dulu dia jadi menterinya barang itu enggak jalan-jalan!" tambahnya.

Sebelumnya nada miring juga datang dari, Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (Aspermigas). Ketua Komite Aspermigas Moshe Rizal menilai pencapaian tersebut tidak dapat dibandingkan secara setara dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pemerintah memasukkan komponen NGL yang sebelumnya tidak dihitung sebagai bagian dari lifting minyak mentah.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: