Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Geopolitik Timur Tengan Memanas, Harga Emas Berpeluang Naik Lagi

Geopolitik Timur Tengan Memanas, Harga Emas Berpeluang Naik Lagi Kredit Foto: Antara/Basri Marzuki
Warta Ekonomi, Jakarta -

Masyarakat dinilai semakin yakin bahwa harga logam mulia berpotensi mengalami kenaikan signifikan dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Keyakinan ini didorong oleh meningkatnya ketidakpastian global serta kondisi nilai tukar rupiah yang kembali melemah.

Pengamat Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama. Meningkatnya tensi terkait Iran, termasuk laporan pergerakan kapal induk Amerika Serikat ke kawasan tersebut, memicu kekhawatiran pasar.

Kondisi tersebut, kata Ibrahim, secara historis mendorong investor global beralih ke aset safe haven seperti emas.

“Sehingga wajar kalau seandainya masyarakat saat ini sudah kembali mencari aset yang aman sebagai lindung nilai,” kata Ibrahim kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

Baca Juga: Turun! Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Dipatok Rp2.940.000 per Gram

Dari sisi domestik, pelemahan rupiah turut memperkuat ekspektasi kenaikan harga logam mulia di dalam negeri. Ketika nilai tukar tertekan, harga emas dalam rupiah cenderung ikut terdorong naik. Hal ini mendorong masyarakat memanfaatkan momentum untuk mengamankan aset sebagai lindung nilai (hedging).

“Rupiah yang kembali melemah ini membuat harga logam mulia akan kembali naik,” jelas dia.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: