Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Geopolitik Timur Tengan Memanas, Harga Emas Berpeluang Naik Lagi

Geopolitik Timur Tengan Memanas, Harga Emas Berpeluang Naik Lagi Kredit Foto: Antara/Basri Marzuki

Sementara dari sisi eksternal, kondisi politik di Amerika Serikat juga menjadi perhatian. Menjelang pemilu sela anggota DPR, dinamika antara Partai Republik dan Partai Demokrat diperkirakan memunculkan ketidakpastian baru, termasuk terkait isu imigrasi dan arah kebijakan fiskal.

Selain itu, spekulasi mengenai arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve turut memengaruhi sentimen pasar. Nama Kevin Warsh disebut-sebut dalam berbagai analisis sebagai figur yang berpotensi mendukung kebijakan ekonomi yang selaras dengan kubu Donald Trump, sehingga menambah dinamika ekspektasi pasar global.

Menurut Ibrahim, di tengah berbagai sentimen tersebut, logam mulia kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati.

“Oleh karena itu, edukasi yang dilakukan oleh media, masyarakat, dan pemerintah mendukung masyarakat untuk melakukan pembelian. Apalagi masyarakat saat ini cenderung menginvestasikan dananya di logam mulia,” tegas dia.

Baca Juga: Tren Investasi Emas Semakin Tinggi, BCA Syariah Permudah Akses Pembiayaan

Sebagai informasi, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 16 Februari 2026. Berdasarkan data resmi logammulia.com, harga emas Antam terkoreksi Rp14.000 menjadi Rp2.940.000 per gram.

Penurunan tersebut juga diikuti oleh harga buyback atau pembelian kembali. Nilai buyback emas Antam turun Rp13.000 ke posisi Rp2.728.000 per gram dari sebelumnya Rp2.741.000.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: