Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gen Z Mulai Lirik Emas, Ini Tips Investasi yang Paling Masuk Akal

Gen Z Mulai Lirik Emas, Ini Tips Investasi yang Paling Masuk Akal Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Di sisi lain, meski emas tidak mengalami lonjakan harga setinggi instrumen digital, emas juga tidak pernah turun dengan nilai mencolok. Emas bahkan selalu bisa kembali naik ke harga awal dan terus meningkat. Misalnya, harga emas Antam pada 17 Desember 2025 adalah Rp2.470.000 dan pada 17 Februari 2026 telah mencapai Rp3.090.000.

3. Modal Kecil, Risiko Relatif Stabil

Seiring kemajuan teknologi, investasi emas kini tidak lagi harus secara fisik. Investasi emas bisa dalam bentuk ETF, emas digital, dan metode legal lainnya. Hal ini membuat investasi emas tidak terbatas pada ukuran tertentu alias bisa dilakukan dalam jumlah yang kecil. 

Emas fisik memang umumnya dijual dalam ukuran paling kecil 0,5 gram. Namun, produk emas kini juga bisa dibeli mulai dari 0,01 gram melalui berbagai marketplace resmi dan lembaga seperti PT Pegadaian. Investor tidak perlu memegang emas secara fisik, melainkan tercatat nilainya secara digital di dalam akun rekening. 

Apakah Emas Cocok untuk Profil Risiko Gen Z?

Meski emas merupakan instrumen yang sangat aman, tetapi tetap tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebelum memutuskan investasi, penting untuk memahami profil risiko dan tujuan keuangan setiap masing-masing pribadi. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Karakter Investor Pemula

Umumnya Gen Z merupakan investor pemula dengan pengalaman terbatas mengenai pengelolaan keuangan. Menurut Otoritas Jasa Keuangan, investor pemula disarankan memilih instrumen yang mudah dipahami dan tidak terlalu kompleks.

Menimbang itu, emas bisa jadi pilihan yang cocok untuk Gen Z karena termasuk instrumen dengan risiko rendah. Investasi emas tidak perlu secara kompleks memperhatikan pasar, laporan keuangan, atau mengoperasikan tindakan teknikal. 

Tujuan Jangka Pendek vs Jangka Panjang

Emas memiliki pergerakan harga yang tidak terlalu tajam jika dihitung secara tahun ke tahun, apalagi bulan ke bulan. Misalnya, margin harga emas per satu gram dari tanggal 1 November 2025 ke 1 Desember 2025 hanyalah sekitar Rp86 ribu (Rp2.501.000 - Rp2.415.000).

Meskipun begitu, jika menilik harga emas pada 2 Maret 2020 hingga 17 Februari 2026, maka margin yang didapat per gram emas adalah sekitar Rp2.324.927 (Rp3.090.000 - Rp765.073).

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: