- Home
- /
- New Economy
- /
- CSR
Pertamina Patra Niaga AFT Minangkabau Ubah limbah pertanian dan Peternakan di Sumbar jadi Bioetanol hingga Parfum
Kredit Foto: Istimewa
Ia menegaskan bahwa SI CADIAK menjadi salah satu program andalan Pertamina dalam mendukung pemenuhan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Pendekatan berbasis inovasi dan dampak terukur ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur praktik pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain.
Siti, anggota Kelompok UKASEMA, merasakan langsung manfaat berkelanjutan dari program ini. “Hasil limbah sedikit banyaknya bisa membantu menyambung hidup kami, di mana sebagian besar kami hanya buruh tani dan ibu rumah tangga. Kami sudah bisa menjual produk dari limbah, sehingga menghasilkan pemasukan tambahan bagi kami,” ungkapnya.
Baca Juga: Gandeng Pertamina Group, Elnusa Perluas Portofolio Energi Rendah Karbon
Inisiatif ini selaras dengan komitmen Pertamina terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan masyarakat, poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan nilai tambah ekonomi lokal, poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah berkelanjutan, serta poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan emisi dari praktik pembakaran jerami.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: