Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rebound! IHSG Hari Ini Rabu (18/2) Dibuka Menguat ke Level 8.235

Rebound! IHSG Hari Ini Rabu (18/2) Dibuka Menguat ke Level 8.235 Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound menguat ke level 8.235,80 pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.01 WIB, IHSG makin melesat naik 38,88 poin atau 0,47% ke level 8.251,15.

Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi rapor hijau. Sebanyak 299 saham bergerak menanjak, hanya 168 saham melemah dan 224 saham lainnya stagnan. 

Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume transaksi 1,82 miliar lembar saham dengan frekuensi 136.544 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp894,77 miliar. 

PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) memimpin posisi saham top gainers dengan lonjakan 24,83% ke Rp3.770. Disusul PT Indospring Tbk (INDS) yang melejit 22,17% ke Rp2.700 dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang meroket 20,86% ke Rp1.825.

Di posisi top losers ada PT Hillcon Tbk (HILL) yang ambruk -15% ke Rp68, PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) yang anjlok -14,97% ke Rp6.675 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang merosot -14,95% ke Rp1.650.

Baca Juga: Usai Libur Imlek, Begini Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

Sebelumnya, pada Jumat (13/2/2026), IHSG ditutup melemah 53,08 poin atau 0,64% ke level 8.212,27. "IHSG kembali terkoreksi sebesar 0,64% ke 8,212 dan masih didominasi oleh tekanan jual, area koreksi minimal yang kami berikan pun sudah tercapai," kata Analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu (18/2).

Menurut analis, dalam skenario terbaik (best case), IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. "Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,377-8,440," ujarnya.

Namun demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi lanjutan koreksi ke area 8.098–8.155. Adapun level support berada di 7.863 dan 7.712, sementara resistance di 8.354 dan 8.517.

Sejumlah analis lain menilai IHSG pada perdagangan hari ini cenderung bergerak konsolidatif dengan peluang penguatan terbatas. Prospek jangka menengah dinilai masih relatif positif, meskipun pergerakan pada pekan pendek ini akan sangat dipengaruhi sentimen fundamental dari rilis laporan keuangan tahun buku 2025.

Sementara itu, analis Indo Premier Sekuritas menilai investor domestik pada pekan ini akan mencermati keputusan suku bunga Bank Indonesia di tengah dampak gejolak MSCI yang memicu aksi sell-off investor asing dan menekan nilai tukar rupiah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: