Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Utang Luar Negeri RI Naik Lagi, Tembus US$431,7 Miliar

Utang Luar Negeri RI Naik Lagi, Tembus US$431,7 Miliar Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Di sisi lain, ULN swasta menunjukkan tren penurunan. Posisi ULN swasta pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 192,8 miliar dolar AS, turun dibandingkan triwulan III 2025 yang sebesar 194,5 miliar dolar AS. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations).

Secara sektoral, ULN swasta terbesar berasal dari sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,9% dari total ULN swasta. ULN swasta juga masih didominasi utang jangka panjang dengan porsi 76,3%.

Ramdan menegaskan, struktur ULN Indonesia tetap terjaga dan sehat. Hal ini tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang berada di level 29,9% pada triwulan IV 2025, serta dominasi ULN jangka panjang yang mencapai 85,7% dari total ULN nasional.

Baca Juga: Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Susut Jadi US$154,6 miliar

“Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” ujarnya.

Menurut Ramdan, peran ULN akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap meminimalkan risiko terhadap stabilitas perekonomian.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: