Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kecurigaan Zelenskiy Terbukti, Intelijen Eropa Sebut Rusia Tak Ingin Cepat Berdamai Dengan Ukraina

Kecurigaan Zelenskiy Terbukti, Intelijen Eropa Sebut Rusia Tak Ingin Cepat Berdamai Dengan Ukraina Kredit Foto: Istimewa

Sebelumnya, Ukraina dan Rusia menggelar pertemuan ketiga yang dimediasi Amerika Serikat. Namun, pembicaraan tersebut kembali berakhir tanpa terobosan, terutama terkait isu paling sensitif, yakni wilayah.

Zelenskiy tampak frustrasi dengan minimnya kemajuan berarti. Delegasi Rusia menurutnya lebih tertarik membahas akar sejarah konflik dibanding mencari solusi jangka pendek. Ia juga curiga bahwa musuhnya itu sengaja mengulur waktu dan memperpanjang konflik dari Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Rusia Sentil Amerika Serikat (AS), Jangan Macam-macam Apalagi Berani Serang Iran

“Saya tidak butuh omong kosong sejarah untuk mengakhiri perang ini dan beralih ke diplomasi. Itu hanya taktik untuk menunda,” kata Zelenskiy.

Zelenskiy juga mengaku bahwa pihaknya mendapatkan tekanan yang hebat untuk menyerahkan wilayah dari Donbas ke Rusia. Tekanan ini bukan datang dari musuh, melainkan sekutunya yakni Trump.

Baca Juga: Iran Ngotot Pertahankan Ambisi Nuklir, Trump: Tidak Ada Kata Damai

Zelenskiy mengatakan tidak adil jika pihaknya yang selalu mendapatkan tekanan dari sekutunya sendiri. Menurutnya, tuntutan pengambilalihan wilayah tidak dapat diterima secara politik maupun emosional oleh Ukraina.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: