Rupiah Ditutup Menguat Tipis di Rp16.888, Dipengaruhi Kesepakatan Tarif RI-AS
Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis 6 poin ke level Rp16.888 pada penutupan perdagangan Jumat (20/2/2026), dibandingkan posisi Kamis di Rp16.894 per dolar AS.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah terjadi seiring kesepakatan tarif antara Indonesia dan AS yang mencakup sejumlah komitmen kerja sama strategis.
“Penandatanganan dokumen utama bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance dilakukan di Washington DC, menandai babak baru hubungan ekonomi dua negara yang selama ini ditopang perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis Indo-Pasifik,” ujar Ibrahim kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga: BI Perkuat Intervensi, Begini Arah Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Hari Ini (20/2)
Dalam perjanjian tersebut, kedua negara menyepakati 11 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif atas ribuan pos produk, serta komitmen pembelian energi dan pesawat.
Menurut Ibrahim, kesepakatan tersebut menjadi katalis positif bagi sentimen pasar domestik karena memperkuat prospek hubungan dagang dan investasi bilateral.
“Prabowo dan Trump menginstruksikan jajaran menteri untuk segera menurunkan kesepakatan tersebut ke dalam kebijakan teknis dan regulasi pendukung agar implementasinya berdampak nyata terhadap perekonomian,” jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: