Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Seorang Pria Menyusup di Rumah Presiden Trump Tewas Diberondong Tembakan oleh Agen Secret Service

Seorang Pria Menyusup di Rumah Presiden Trump Tewas Diberondong Tembakan oleh Agen Secret Service Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seorang pria berusia awal 20-an tewas ditembak aparat penegak hukum Amerika Serikat (AS) setelah memasuki area terlarang di sekitar Mar-a-Lago, properti milik Presiden AS, Donald Trump, di Palm Beach, Florida, pada Minggu (22/2) dini hari waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya, United States Secret Service menyebutkan insiden terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat. Pria tersebut ditembak oleh agen Secret Service bersama seorang deputi dari Palm Beach County Sheriff's Office (PBSO) setelah masuk tanpa izin ke perimeter keamanan Mar-a-Lago.

"Individu tersebut terlihat di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa benda yang tampak seperti senapan dan kaleng bahan bakar,” demikian isi pernyataan resmi.

Identitas pria tersebut belum diungkapkan sembari menunggu pemberitahuan kepada pihak keluarga. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat insiden berlangsung, Presiden Trump dilaporkan berada di Washington DC. Tidak anggota keluarga Trump yang berada di bawah perlindungan Secret Service di lokasi tersebut ketika peristiwa terjadi.

Baca Juga: Drama Kebijakan Tarif Trump dari 10 Jadi 15 Persen, Kadin: Celah Merontokkan Dolar Jadi Terbuka

Menurut keterangan resmi, aparat keamanan sempat mengonfrontasi pria tersebut sebelum akhirnya tembakan dilepaskan. Tidak ada personel Secret Service maupun PBSO yang mengalami luka dalam insiden tersebut.

Kasus ini kini dalam penyelidikan bersama oleh Federal Bureau of Investigation (FBI), Secret Service, dan PBSO. Penyelidikan mencakup latar belakang pelaku, motif, serta detail penggunaan kekuatan oleh aparat dalam kejadian tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan mantan dan pejabat tinggi AS. Pada September 2024, seorang pria bernama Ryan Wesley Routh sempat berupaya membunuh Trump saat masih berstatus kandidat presiden di Trump International Golf Club, West Palm Beach.

Awal bulan ini, Routh dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan federal setelah dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: