Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bentuk Anak Usaha Baru, Pengelola Pizza Hut (PZZA) Ekspansi ke Bisnis Bakery

Bentuk Anak Usaha Baru, Pengelola Pizza Hut (PZZA) Ekspansi ke Bisnis Bakery Kredit Foto: Sarimelati Kencana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengelola Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) resmi membentuk anak usaha baru bernama PT Tradisi Baru Bakeri (PT TBB) yang berkedudukan di Jakarta Selatan. Entitas ini didirikan sebagai bagian dari langkah ekspansi dan diversifikasi usaha Perseroan.

"PT TBB didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 04 tertanggal 5 Februari 2026, yang dibuat dihadapan Notaris Mira Dewi Miriam, SH, Notaris Kota Depok dan disahkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0014795.AH.01.01.TAHUN 2026 tertanggal 20 Februari 2026," kata Sekretaris Perusahaan PZZA, Andromeda Hermawan Tristanto. 

PT TBB akan menjalankan kegiatan usaha di bidang penyediaan akomodasi, penyediaan makan minum, serta perdagangan eceran roti dan kue.

Dari sisi permodalan, PT TBB memiliki modal dasar Rp60 miliar yang terbagi atas 60.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham. Dari jumlah tersebut, 25% atau 15.000 lembar saham telah ditempatkan dan disetor penuh dengan total nilai Rp15 miliar.

Baca Juga: Lima Tren AI yang Akan Mengubah Dunia Bisnis di Tahun 2026

Dalam struktur kepemilikan, Perseroan menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 55,5% atau setara 8.325 lembar saham senilai Rp8,325 miliar. Sementara itu, 20% saham dimiliki oleh PT Jumi Sarikenco, 10% oleh PT Sriboga Raturaya, sisanya dimiliki sejumlah entitas dan individu dengan porsi masing-masing di bawah 3%.

Dengan berdirinya PT TBB, laporan keuangan entitas baru ini akan terkonsolidasi dalam laporan keuangan PZZA. Manajemen memastikan pembentukan anak usaha ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

"Perseroan berkeyakinan bahwa pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan," pungkas Andromeda.

Baca Juga: Unilever Jual Bisnis Teh Sariwangi Rp1,5 Triliun, Targetkan Rampung Kuartal I

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: