Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan rencana Danantara untuk melakukan transformasi pada sektor perkeretaapian Indonesia melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Rencana tersebut adalah dengan melakukan perpanjangan jalur KRL atau elektrifikasi ke lima kota pada 2026. Perpanjangan ini akan dilakukan pada sejumlah jalur strategis, khususnya Jakarta.
"Kereta api, saya meminta mereka untuk melakukan tahun ini saja kita melakukan elektrifikasi di lima kota. Salah satunya di Jakarta, kita akan melakukan elektrifikasi Jakarta Cikampek, Jakarta Sukabumi, Jakarta-Rangkas," ujar Dony dalam acara CNBC Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Rabu (25/2).
Dirinya mengatakan perpanjangan jalur tersebut akan mendorong kawasan baru di sepanjang lintasan. "Tujuannya apa, dengan kita melakukan elektrifikasi kereta api listrik, ini akan menghidupkan kota-kota baru dan tahun ini harus dilakukan," katanya.
Dirinya menegaskan gerbong atau lokomotif tidak boleh impor, dan wajib diproduksi di dalam negeri, sehingga akan memperkuat industri nasional, khususnya PT Industri Kereta Api (INKA).
Baca Juga: Purbaya: Penyelesaian Hambatan PSN Dorong Kepercayaan Dunia Usaha
"Saya mewajibkan kereta api itu tidak boleh lagi mengimpor gerbong maupun lokonya. Dia wajib melakukan manufaktur di INKA," tegasnya.
Menurutnya, transformasi ini akan menelan total investasi sebesar Rp50 triliun. "Sementara kita akan menghabiskan kurang lebih total dari proses transformasi daripada perusahaan kereta api kita itu kurang lebih sekitar Rp50 triliun," ucapnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: