Sejarah Mobil Listrik Pertama di Indonesia, dari Mobil Mewah Jadi Lebih Menyesuaikan Kaum 'Mendang-Mending'
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Sejarah mobil listrik di Indonesia pertama kali di pasar otomotif nasional pertama kali dengan kehadiran segmen mobil premium pada sekitar tahun 2012-2013.
Saat itu, mobil listrik belum sepopuler sekarang dan belum juga merambah ke pasar massal dan tidak ada pabrikan lokal yang memproduksinya.
Awal Mula Tesla
Tercatat, Tesla menjadi mobil listrik pertama di Indonesia yang masuk ke Indonesia lewat Tesla Model S dan penjualannya melalui importir umum.
Meski tidak dijual resmi saat itu, kehadiran Tesla menjadi simbol awal elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Unit yang dijual pun sangat terbatas dan menyasar konsumen kelas atas, namun berhasil membangun awareness publik tentang mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV).
Nissan Leaf
Perkembangan selanjutnya pada 2019 dengan masuknya Nissan Leaf, EV yang resmi masuk ke pasar otomotif Indonesia dan kini bedanya kini melalui dari Agen Pemegang Merek
Meski peluncuran globalnya jauh lebih awal, Nissan Leaf generasi terbaru menjadi mobil listrik murni pertama yang dipasarkan secara resmi oleh agen pemegang merek (APM) di Indonesia.
Hyundai Ioniq Electric dan Awal Produksi Lokal
Perkembangan signifikan terjadi ketika Hyundai Motor Company meluncurkan Hyundai Ioniq Electric pada 2020. Model ini menjadi salah satu EV yang dipasarkan lebih luas dan mendapat respons positif.
Momentum semakin kuat saat Hyundai meresmikan pabrik di Cikarang dan memproduksi Hyundai Ioniq 5 secara lokal pada 2022. Ioniq 5 tercatat sebagai mobil listrik pertama yang diproduksi massal di Indonesia, sekaligus menandai babak baru industrialisasi kendaraan listrik nasional.
EV Makin Terjangkau
Setelah Hyundai, berbagai merek lain pun mulai bermunculan, mayoritas dari pabrikan China, seperti Wuling Motors lewat Wuling Air EV yang sukses membuka segmen mobil listrik dengan harga lebih terjangkau pada 2022.
Sejak saat itu, pasar EV Indonesia tumbuh pesat, didorong insentif pemerintah, pembangunan infrastruktur charging station, serta meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Sudah Bukan Jadi Barang Mewah Lagi
Jika Tesla menjadi pionir simbolis, maka Nissan membuka jalur resmi, dan Hyundai serta Wuling membawa mobil listrik ke tahap produksi dan adopsi massal.
Kini, mobil listrik bukan lagi sekadar barang mewah atau eksperimen teknologi. Ia telah menjadi bagian dari transformasi industri otomotif nasional menuju era elektrifikasi dan energi bersih.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: