UMKM Manfaatkan Marketplace untuk Ekspor ke Singapura dan Malaysia
Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
“Kami paling nyaman berjualan di Shopee karena kontribusi penjualannya paling tinggi,” ujar Steven Marselie, Kamis (26/2/2026).
Dari sisi sebaran pasar, permintaan masih didominasi wilayah Jabodetabek. Namun pesanan juga datang dari sejumlah kota besar seperti Surabaya, Medan, Makassar, Bali, dan Semarang, menunjukkan perluasan jangkauan distribusi domestik.
Baca Juga: Kementerian UMKM Dukung BKPM Permudah Penerbitan NIB
Selain pasar dalam negeri, Luckybite mulai memanfaatkan jalur ekspor digital melalui program lintas negara. Singapura dan Malaysia menjadi tujuan utama, dengan kontribusi penjualan yang meningkat pada periode high season. Julius Christian menyebut penjualan ke luar negeri sempat menyumbang sekitar 20% dari total transaksi saat Imlek.
Saat ini, Luckybite mempekerjakan 23 karyawan tetap serta enam tenaga tambahan musiman selama Ramadan. Usaha yang bermula dari dapur rumah tersebut kini beroperasi di dua lokasi terpisah untuk produksi dan packing, serta telah mengantongi sertifikasi halal resmi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: