Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Selain investasi, kedua negara juga membahas peluang keterlibatan perusahaan India dalam program hilirisasi mineral di Indonesia, termasuk pengembangan mineral kritis dan fasilitas pendukung produksi baja.
Yuliot menambahkan, salah satu poin kerja sama mencakup pengembangan barang modal melalui riset dan inovasi yang lebih efisien dalam pemanfaatan energi.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah India akan mengirimkan draf nota kesepahaman (MoU).
Kementerian ESDM selanjutnya akan berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri, sebelum MoU tersebut ditandatangani oleh Menteri ESDM RI dan Menteri Baja India.
Baca Juga: Kepala BIM Ungkap Dunia Pelit Bagi Ilmu Olah Logam Tanah Jarang ke RI
Pertemuan kedua pihak berlangsung pada Selasa (24/2/2026).
“Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang investasi berkelanjutan,” ucap Yuliot. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: