Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Airlangga Pastikan Indonesia Dapat Tarif 15% dari AS, Bukan 19%

Airlangga Pastikan Indonesia Dapat Tarif 15% dari AS, Bukan 19% Kredit Foto: Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan bahwa Indonesia mendapatkan rata-rata tarif 15% dari Amerika Serikat (AS) seiring dengan putusan Mahkamah Agung (MA) negeri Paman Sam tersebut. Dengan begitu, tarif 19% yang disepakati lewat The Agreement on Reciprocal Trade (ART) sebelumnya tidak berlaku.

"Tarif kan global 15%, maka yang berlaku adalah global tarif yang 15%. (Indonesia) Dapat diskon jadi 15%," jelas Airlangga saat ditemui di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Airlangga menambahkan, untuk 1.819 pos tarif komoditas tidak berubah. Indonesia dalam hal ini tetap mendapatkan tarif 0% untuk produk-produk yang masuk ke AS.

Baca Juga: Airlangga Ungkap Keistimewaan ART Indonesia–AS Dibanding Negara Lain

"Komoditas tetap 0%. Ya kalau biaya masuk 0 untuk sektor yang 1.600 lebih itu kan salah satu andalan kita. Jadi diharapkan marketnya bisa ekspansi," jelas dia.

Sebelumnya Amerika Serikat (AS) memastikan tarif impor global akan naik menjadi 15%. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkahnya mengganti tarif darurat yang sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung di Negeri Paman Sam.

Perwakilan Dagang Amerika Serikat, Jamieson Greer mengatakan kenaikan tarif tersebut tengah disiapkan melalui sebuah proklamasi presiden yang akan dilakukan oleh Donald Trump.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: