Kredit Foto: BNBR
Di pasar saham, sentimen aksi korporasi tersebut mendorong kenaikan harga saham BNBR pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Hingga pukul 16.14 WIB, saham BNBR ditutup menguat 53 poin atau 32,92% ke level Rp214 per saham.
Sepanjang perdagangan hari ini, saham BNBR dibuka di level Rp173, sempat menyentuh harga tertinggi Rp216 dan terendah Rp173. Kapitalisasi pasar BNBR tercatat sekitar Rp37,11 triliun.
Dari sisi fundamental, BNBR membukukan pendapatan bersih Rp3,74 triliun pada 2025, turun 3,28% secara tahunan. Namun laba bersih meningkat 49,6% menjadi Rp502,74 miliar dibanding Rp336,04 miliar pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Pesta Cuan Saham Bakrie, Investor Serbu BUMI
Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp2,18 triliun, diikuti PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group sebesar Rp1,08 triliun, serta PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp464,21 miliar.
Perseroan menyatakan penguatan struktur permodalan melalui PMHMETD diharapkan meningkatkan fleksibilitas ekspansi, khususnya di sektor infrastruktur dan mobilitas listrik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: