Kredit Foto: BNBR
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Perseroan menargetkan perolehan dana sekitar Rp4 triliun hingga Rp6,5 triliun untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengambilalihan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).
Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N. Bakrie, menyatakan perseroan akan menerbitkan saham baru Seri E sebanyak-banyaknya 90 miliar saham yang akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Bakrie Capital Masuk, Harga Saham BIPI Terbang 51,43%
"Dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk pembayaran kewajiban perseroan dan/atau anak perusahaan kepada kreditur, serta modal kerja dan pengembangan usaha, termasuk CCT," kata Anindya.
Secara proforma, rasio total pinjaman terhadap total aset diproyeksikan turun dari 84,28% menjadi 67,9% setelah aksi korporasi. Sementara rasio total pinjaman terhadap total ekuitas turun dari 536,02% menjadi 211,57%.
Perseroan juga menyampaikan potensi dilusi hingga maksimal 33,33% bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: