Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Studi Oxford Economics: McDonald’s Indonesia Dukung Pertumbuhan Lapangan Kerja Lintas Sektor

Studi Oxford Economics: McDonald’s Indonesia Dukung Pertumbuhan Lapangan Kerja Lintas Sektor Kredit Foto: McDonalds

Komitmen terhadap pemberdayaan mitra lokal ini berjalan beriringan dengan penerapan standar keamanan pangan dan prinsip halalan thayyiban (halal dan baik) yang ketat.

McDonald’s Indonesia menjadi restoran cepat saji pertama yang meraih sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 1994, yang kemudian diperkuat dengan sertifikasi halal sepanjang masa dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama pada 2024. 

Baca Juga: Kemenperin Bantah PHK di Pabrik Mie Sedaap Gresik, Sebut Pengurangan Hanya Tenaga Outsourcing

Dampak ekonomi tersebut diperkuat oleh peran McDonald’s Indonesia sebagai tempat pertama bagi generasi muda khususnya Gen Z untuk memulai perjalanan karier. Sepanjang periode studi, ekosistem McDonald’s Indonesia mendukung sekitar 48.700 lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari pertanian dan distribusi hingga jasa profesional. 

Dari total 11.208 karyawan langsung, sebanyak 43% karyawan berasal dari kelompok usia 18–24 tahun, menjadikan McDonald’s Indonesia salah satu tempat pertama bagi anak muda untuk membangun keterampilan kerja, membentuk karakter profesional, serta memahami budaya kerja. 

"Bagi banyak anak muda seperti saya, McDonald’s Indonesia adalah tempat pertama mengenal dunia kerja secara profesional, belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja tim. Pengalaman ini menjadi bekal penting sebelum melangkah lebih jauh dalam pengembangan karier,” ujar Nurlaila, kru restoran McD Pondok Cabe yang berusia 22 tahun. 

Studi juga mencatat representasi karyawan perempuan mencapai 40% dari total tenaga kerja, dengan 44% posisi kepemimpinan dipercayakan kepada pemimpin perempuan.

Melalui berbagai pelatihan teknis dan kepemimpinan, perusahaan berupaya memastikan setiap individu memiliki kesempatan sama dalam membangun jalur karier yang berkelanjutan. 

Kesempatan kerja yang setara turut diwujudkan melalui inisiatif Special Crew Teman Tuli bagi penyandang disabilitas untuk berkembang secara mandiri.

“Saya diperlakukan setara dan dipercaya penuh menjalankan tanggung jawab sesuai peran saya. Melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, saya bisa berkembang, membangun keluarga, dan menyekolahkan anak-anak hingga lulus kuliah,” ujar Yanto, Special Crew Teman Tuli yang telah bergabung selama 30 tahun. 

Baca Juga: DEN Ungkap 5 Masalah Mendesak RI, Lapangan Kerja Paling Kritis 

Selain dampak ekonomi dan ketenagakerjaan, McDonald’s Indonesia juga menghadirkan berbagai kontribusi sosial yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang periode studi, perusahaan menyalurkan lebih dari Rp2,2 miliar donasi dan mendistribusikan lebih dari 72.000 porsi makanan untuk mendukung panti asuhan, sekolah, hingga panti wreda.

Kontribusi komunitas juga diwujudkan melalui lebih dari 2.900 kegiatan sosial di 96 kota, serta 881 jam kegiatan sukarela oleh karyawan selama Community Month 2024. 

Dampak ini diperluas melalui dukungan terhadap Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) yang telah membantu 2.933 keluarga dalam mendampingi perawatan medis anak-anak mereka di rumah singgah. Saat ini, empat rumah singgah yang dikelola Yayasan RMHC secara akumulatif telah menyediakan lebih dari 63.000 malam menginap. 

Selain itu, program Family Room telah melayani lebih dari 18.100 keluarga, sementara melalui Care Mobile dan Grant Immunization, lebih dari 557.000 anak di 55 daerah di Indonesia telah menerima layanan kesehatan. 

“Kami percaya keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Ke depan, fokus kami tetap pada pertumbuhan yang inklusif, di mana setiap peluang kerja, kemitraan, dan inisiatif sosial akan terus menjadi bagian dari ekosistem yang telah kami bangun, dan tumbuh bersama keluarga besar Indonesia,” tutup Michael.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: