Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Pastikan THR ASN Cair 100 Persen Akhir Februari dan Berikan Bonus Ojol

Pemerintah Pastikan THR ASN Cair 100 Persen Akhir Februari dan Berikan Bonus Ojol Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan kepastian terkait Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Selasa (3/3/2026).

Pemerintah resmi menggulirkan Paket Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 Hijriah untuk menjaga daya beli. Langkah ini diambil guna merespons berbagai pertanyaan publik mengenai kepastian bonus tahun ini.

THR bagi ASN, TNI/Polri, dan pensiunan dipastikan cair penuh sebesar 100 persen. Pemerintah menyiapkan total anggaran mencapai Rp55 triliun untuk kebutuhan tersebut.

Nilai anggaran THR tahun ini mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Total penerima manfaat mencapai 10,5 juta orang yang mencakup pegawai pusat hingga pensiunan.

Pencairan dana dilakukan secara bertahap sejak tanggal 26 Februari 2026. Teddy menegaskan bahwa pembayaran THR dilakukan secara terpisah dengan jadwal gaji ke-13.

Perusahaan swasta diwajibkan membayar THR secara penuh dan dilarang melakukan cicilan. Batas waktu pembayaran jatuh pada tujuh hari sebelum perayaan hari raya Idulfitri.

Sanksi administratif dan denda 5 persen menanti perusahaan yang melanggar ketentuan tersebut. Kebijakan ini menyasar sekitar 26,5 juta pekerja swasta yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Pengemudi ojek online dan kurir akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) khusus tahun ini. Program ini merupakan hasil kesepakatan pemerintah dengan sejumlah perusahaan aplikator besar di Indonesia.

Dana sebesar Rp220 miliar disiapkan untuk sekitar 850 ribu mitra pengemudi yang memenuhi kriteria. Penyaluran bonus didorong rampung pada periode dua minggu hingga satu minggu sebelum Lebaran.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter. Bantuan ini ditujukan bagi 35,04 juta keluarga untuk membantu kebutuhan pokok selama Ramadan.

Baca Juga: THR Wajib Dibayar Penuh, Airlangga: Cair Paling Lambat H-7 Lebaran

Stimulus tambahan hadir dalam bentuk subsidi transportasi senilai Rp911,16 miliar bagi pemudik. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga diberlakukan pada tanggal-tanggal tertentu di bulan Maret 2026.

Rangkaian kebijakan ini dirancang agar masyarakat merasa nyaman dalam menyambut momen hari raya. Pemerintah berharap perputaran ekonomi selama masa Ramadan dan Idulfitri dapat berjalan optimal.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: