Pemerintah Lanjutkan Program Konversi Motor Listrik dengan Subsidi Rp6 Juta, Bahlil Jadi Ketua Satgasnya
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan program konversi motor bensin ke listrik tetap berlanjut tahun ini. Pemerintah berencana memberikan bantuan subsidi hingga Rp6 juta untuk setiap unit motor yang dikonversi.
Kebijakan ini merupakan hasil rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026). Fokus utama pemerintah adalah mengurangi ketergantungan 120 juta kendaraan roda dua terhadap bahan bakar bensin.
Presiden Prabowo menginstruksikan agar implementasi program ini dipercepat dengan target penyelesaian maksimal empat tahun. "Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa maksimal 3-4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi," ujar Bahlil.
Sebuah Satuan Tugas khusus telah dibentuk untuk mengawal percepatan program transformasi energi di sektor transportasi ini. Bahlil Lahadalia ditunjuk langsung oleh Presiden untuk menjabat sebagai Ketua Satgas tersebut.
Besaran subsidi saat ini disesuaikan dengan perkembangan teknologi komponen konversi yang semakin terjangkau di pasar. Nilai subsidi mengalami perubahan dari sebelumnya sebesar Rp10 juta menjadi kisaran Rp5 juta hingga Rp6 juta.
Pemerintah berupaya hadir untuk mengurangi beban biaya masyarakat dalam beralih ke teknologi kendaraan ramah lingkungan. Penurunan biaya teknologi memungkinkan cakupan program menjadi lebih luas dan efisien secara anggaran.
Satgas yang baru dibentuk akan segera merumuskan formulasi terbaik agar program ini berjalan lebih presisi. Evaluasi terhadap pelaksanaan program tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar dalam penyusunan strategi baru.
Perencanaan yang matang diperlukan untuk memastikan kesiapan bengkel konversi dan ketersediaan suku cadang di berbagai daerah. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan diperketat guna mencapai target yang telah ditetapkan.
Baca Juga: SPBU 24 Jam dan 200 Motorist Disiagakan, Pertamina Antisipasi Lonjakan 12% Konsumsi BBM Saat Mudik
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi nasional untuk menekan emisi karbon dan menghemat devisa negara. Transformasi ke motor listrik diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
Pemerintah berkomitmen untuk menerjemahkan arahan Presiden secara cepat melalui kerja nyata tim Satgas di lapangan. Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran subsidi akan disampaikan setelah kajian Satgas selesai dilakukan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: