Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Tembus Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Tembus Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025 Kredit Foto: Unsplash/Irwansyahdan Irwansyahdan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mencatatkan kinerja yang relatif stabil sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika industri hiburan. Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI ini membukukan pendapatan sebesar Rp5,86 triliun, meningkat 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024.

Meski pendapatan bertumbuh, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp704,75 miliar, turun tipis 3,31% dari Rp728,95 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, EBITDA perusahaan tercatat mencapai Rp1,8 triliun.

“Di tengah dinamika ekonomi dan industri, Cinema XXI menjaga kinerja bisnis dan senantiasa memberikan pengalaman menonton terbaik bagi para penikmat film di seluruh Indonesia. Kepercayaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi penguat utama dalam menjaga kinerja perusahaan,” ujar Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman.

Suryo menjelaskan, kinerja sepanjang 2025 terutama ditopang oleh penjualan tiket yang mencapai Rp3,6 triliun. Selain itu, penjualan makanan dan minuman menyumbang Rp2 triliun, sedangkan pendapatan lain sebesar Rp298 miliar berasal dari iklan, platform digital, serta penyelenggaraan berbagai acara.

Baca Juga: Cinema XXI (CNMA) Bakal Bagi-bagi Saham Treasuri, Investor Dapat Segini

Hingga 31 Desember 2025, aset CNMA tercatat Rp6,76 triliun, turun dari Rp7 triliun pada periode sama tahun 2024. Liabilitas Perseroan Rp2,42 triliun, sedikit naik dari Rp2,4 triliun. Sementara ekuitasnya Rp4,33 triliun, merosot dari Rp4,6 triliun. 

Suryo menambahkan bahwa prospek industri hiburan, khususnya perfilman nasional, dinilai masih menjanjikan seiring meningkatnya kualitas dan keragaman konten film. Sepanjang 2025, lebih dari 20 film nasional maupun internasional masing-masing berhasil menarik lebih dari satu juta penonton.

Capaian tersebut semakin diperkuat dengan keberhasilan dua film nasional yang berhasil melampaui 10 juta penonton sekaligus mencetak rekor baru, yaitu Jumbo dan Agak Laen: Menyala Pantiku!.

Baca Juga: Layar Digi Bakal Hadirkan 'Bioskop' di Gerai Alfamart Berkonsep Layar Tancap Digital

“Melihat antusiasme penonton dan kualitas konten yang terus berkembang, kami optimistis industri perfilman nasional akan terus bertumbuh. Cinema XXI siap memperkuat perannya melalui ekspansi terukur dan peningkatan standar pengalaman menonton, serta mendorong kolaborasi yang solid agar industri film Indonesia semakin kompetitif dan berkelanjutan,” tutup Suryo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri