Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Pantau Perubahan Struktur Pemegang Saham TRIN

Investor Pantau Perubahan Struktur Pemegang Saham TRIN Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perubahan komposisi kepemilikan saham di PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah adanya laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi saham oleh salah satu pemegang saham perusahaan.

Dalam laporan tersebut, PT Satya Devya yang diketahui memiliki keterkaitan dengan Komisaris TRIN tercatat melakukan penyesuaian kepemilikan saham. Jumlah kepemilikan perusahaan itu berkurang dari sekitar 182 juta saham atau setara 4,00% menjadi sekitar 133 juta saham atau 2,92%.

Perubahan kepemilikan tersebut menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan investor mengenai kemungkinan adanya pergeseran struktur pemegang saham di perusahaan pengembang properti tersebut.

Berdasarkan data keterbukaan kepemilikan saham di atas 1%, muncul entitas baru yang masuk dalam struktur pemegang saham TRIN, yakni PT Sukses Sejati Sejahtera. Perusahaan ini diketahui merupakan bagian dari kelompok usaha yang terafiliasi dengan pengendali PT Victoria Care Indonesia Tbk.

Masuknya entitas yang memiliki keterkaitan dengan kelompok usaha Victoria Care memunculkan spekulasi di kalangan pelaku pasar mengenai potensi investasi strategis dalam saham TRIN.

Sebagian investor menilai langkah tersebut berpotensi menjadi investasi jangka panjang mengingat keterlibatan entitas yang berasal dari kelompok usaha yang memiliki aktivitas bisnis di sektor konsumer.

Baca Juga: Keponakan Prabowo Lepas 1,08% Saham TRIN, Kantongi Rp53,5 Miliar

Baca Juga: Gandeng Artotel Group, TRIN dan TRUE Bidik Recurring Income Rp1,5 Triliun

Namun demikian, hingga saat ini baik manajemen PT Victoria Care Indonesia Tbk maupun PT Perintis Triniti Properti Tbk belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan investasi tersebut.

Pelaku pasar masih menunggu klarifikasi apakah transaksi saham tersebut murni merupakan investasi portofolio atau memiliki potensi kolaborasi bisnis yang lebih luas di masa mendatang.

Perkembangan dinamika kepemilikan saham di TRIN tersebut kini menjadi perhatian investor yang memantau kemungkinan arah strategi perusahaan serta potensi perubahan struktur pemegang saham di masa mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri