Tansformasi BTN, Ekspansi Operasional Kredit hingga Modernisasi Kantor Cabang
Kredit Foto: BTN
Secara bersamaan, perseroan juga mempercepat digitalisasi layanan melalui pengembangan BTN Digital Store. Konsep ini menghadirkan layanan perbankan di lokasi yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat.
BTN Digital Store tidak hanya berada di kantor cabang, tetapi kini juga hadir di pusat perbelanjaan dan kawasan komersial. Bahkan, di beberapa lokasi, BTN menggandeng merek kopi lokal untuk menghadirkan suasana layanan yang lebih santai. Saat ini, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang.
“Kami hadir di area komersial, di mal dan pusat keramaian. Konsepnya adalah outlet yang bisa melayani kapan saja melalui digital store. Tapi tetap ada superstaff yang membantu nasabah,” jelas Nyoman.
Transformasi operasional BTN juga menyentuh pengelolaan dokumen kredit. Mengingat besarnya portofolio KPR yang dimiliki BTN, pengelolaan dokumen agunan menjadi aspek penting. Untuk itu, BTN membangun Records Center sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan dokumen kredit yang lebih modern dan aman.
Saat ini, pusat pengelolaan dokumen tersebut telah tersedia di beberapa kota, antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, dan Gandul, Jakarta. Fasilitas tersebut dilengkapi sistem pengamanan dan teknologi pengelolaan dokumen yang lebih canggih.
“Portofolio KPR BTN sangat besar sehingga tata kelola dokumen agunan harus dilakukan secara baik dan aman. Karena itu kami membangun records center dengan sistem yang lebih modern. Ruang penyimpanan tahan api, rayap, dan high secured. Penyimpanan dengan dossier box, bukan amplop,” jelasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, BTN berharap dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat efisiensi operasional. Transformasi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi BTN sebagai bank yang tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, namun sekaligus menyediakan solusi finansial yang lebih luas bagi masyarakat.
Nyoman optimistis pertumbuhan bisnis BTN akan terus berlanjut ke depan karena hal-hal yang menjadi fundamental sudah diperbaiki dan diperkuat.
"Fundamental dalam pertumbuhan bisnis yang sustainable sudah kita bangun. Dan kita sekarang siap untuk melayani masyarakat Indonesia," tandasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Istihanah
Tag Terkait: