Citra 'Quiet Luxury' Dorong Kawasan Dharmawangsa Jadi Incaran Konsumen Hunian Premium
Kredit Foto: Istimewa
Kawasan Dharmawangsa di Jakarta Selatan semakin dikenal sebagai salah satu area hunian yang erat kaitannya dengan gaya hidup “quiet luxury”. Konsep ini merujuk pada gaya hidup mewah yang tidak ditampilkan secara mencolok, melainkan tercermin lewat kualitas hidup, lingkungan nyaman, serta tingkat privasi yang terjaga.
Secara organik, Dharmawangsa berkembang menjadi kawasan yang menggambarkan karakter tersebut. Lingkungannya dipenuhi pepohonan rindang, jalanan relatif tenang, serta deretan hunian dengan arsitektur berkarakter. Di kawasan ini, rumah-rumah lama yang masih terawat berdampingan dengan properti modern berstandar tinggi.
Situasi tersebut membuat Dharmawangsa sejak lama dikenal sebagai alamat pilihan bagi berbagai kalangan, mulai dari profesional, pengusaha, diplomat, hingga figur publik.
Kehidupan sehari-hari di kawasan ini juga didukung oleh beragam fasilitas gaya hidup premium yang mudah dijangkau. Salah satunya adalah Dharmawangsa Square yang menghadirkan tenant fashion serta salon kelas atas. Sementara itu, di kawasan Wijaya terdapat sejumlah galeri dan butik heritage seperti Iwan Tirta dan Tulola yang menjadi bagian dari ekosistem gaya hidup kawasan tersebut.
Selain itu, area Dharmawangsa dan Wijaya juga berkembang sebagai salah satu kantong komunitas internasional di Jakarta Selatan, khususnya komunitas Korea. Kehadiran komunitas ini turut mendorong munculnya berbagai fasilitas penunjang, mulai dari restoran autentik, supermarket, klinik kesehatan, hingga tempat kursus seni dan musik.
Keunggulan lain yang membuat Dharmawangsa tetap diminati adalah posisinya yang strategis. Dari kawasan ini, penghuni dapat dengan mudah menjangkau sejumlah pusat perbelanjaan premium seperti Plaza Senayan, Senayan City, dan Pacific Place Jakarta.
Di sektor pendidikan dan kesehatan, kawasan ini juga dikelilingi berbagai institusi terkemuka. Beberapa di antaranya adalah Mentari Intercultural School dan Sekolah Pelita Harapan. Sementara untuk layanan kesehatan tersedia sejumlah fasilitas medis seperti Brawijaya Hospital dan SOS Medika.
Di sisi lain, dinamika kuliner di sekitar Dharmawangsa juga terus berkembang. Sejumlah restoran baru mulai menarik perhatian pengunjung, di antaranya MANZO dan YOUNG, yang menawarkan pengalaman bersantap modern tanpa menghilangkan karakter kawasan yang tetap tenang dan privat.
Meski dikenal sebagai kawasan hunian mapan, dalam beberapa tahun terakhir hampir tidak ada pengembangan hunian baru berskala besar di Dharmawangsa. Hal ini terjadi karena ketersediaan lahan di kawasan tersebut semakin terbatas.
Di tengah kondisi tersebut, pengembangan apartemen mewah Savyavasa menjadi salah satu proyek hunian baru yang menarik perhatian pasar properti premium.
Berlokasi di Jalan Dharmawangsa Raya, proyek ini berada di jantung kawasan dan hanya berjarak beberapa langkah dari berbagai fasilitas di sekitarnya, termasuk Dharmawangsa Square. Posisi tersebut memungkinkan penghuni menikmati kemudahan akses sekaligus tetap merasakan privasi yang menjadi ciri khas kawasan ini.
Baca Juga: Mudik Lebaran Dongkrak Bisnis Asuransi Travel dan Kendaraan Zurich
Apartemen ini dikembangkan melalui kolaborasi antara JSI Group dan Swire Properties. Proyek tersebut dirancang oleh SCDA Architects dengan desain interior oleh Yabu Pushelberg dan Richardson Sadeki, serta lanskap oleh Intaran Design.
Salah satu konsep yang diusung dalam proyek ini adalah dominasi ruang terbuka hijau. Sekitar 70 persen area pengembangan didedikasikan untuk lanskap hijau, sementara bangunan hanya menempati sekitar 30 persen dari total lahan.
Dengan keterbatasan lahan serta reputasi kawasan yang telah terbentuk selama puluhan tahun, Dharmawangsa tetap dipandang sebagai salah satu lokasi hunian dengan nilai investasi yang relatif stabil di Jakarta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: