Kredit Foto: Dok. Kemenpar
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa dalam membangun pariwisata yang berada saing, sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan pelayanan penuh keramahtamahan menjadi fondasi penting.
Ini disampaikan Wamenpar dalam kuliah umum bertema "Smart and Sustainable Hospitality, Sinergi Teknologi Digital, Penguatan SDM, dan Transformasi Kebijakan Pariwisata Indonesia” di Universitas Brawijaya, Malang.
Menurutnya, meskipun teknologi terus berkembang, pelayanan yang tulus dan keramahtamahan tetap menjadi faktor utama yang membuat wisatawan merasa berkesan dan ingin kembali berkunjung.
“Teknologi akan terus berkembang dan tren akan terus berubah, tetapi pelayanan dari hati akan selalu dibutuhkan. Keramahtamahan menjadi kunci yang membuat wisatawan mengingat Indonesia dan ingin kembali berkunjung,” kata Ni Luh Puspa kepada mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan, Departemen Bisnis dan Hospitality, Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya di Gedung Widyaloka, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Senin (16/3).
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak takut menghadapi perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam industri pariwisata.
Baca Juga: Semarak Ramadan Kemenko Perekonomian Lancar, Pemerintah Terapkan WFA bagi ASN Jelang Idulfitri
Menurutnya, generasi muda justru perlu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk melahirkan inovasi dan kreativitas yang dapat mendorong pariwisata Indonesia semakin berkualitas dan berdaya saing global.
“Dalam pariwisata terdapat tiga kekuatan utama, yaitu sumber daya manusia, pariwisata berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial. Generasi muda harus berani berinovasi agar pariwisata Indonesia semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global,” ucap Ni Luh Puspa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya