Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Perusahaan tambang, PT Dairi Prima Mineral (DPM), memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui program beasiswa pendidikan ke luar negeri. Sebanyak enam penerima Beasiswa PT DPM Angkatan ke-4 saat ini tengah menjalani tahap pembekalan sebelum berangkat ke China pada 9 Maret 2026.
Dalam tahap pembekalan, peserta akan mendapatkan informasi tentang prosedur keberangkatan dan pembekalan mengenai kehidupan di luar negeri, termasuk ekspektasi akademik dan adaptasi lintas budaya.
Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin menyatakan bahwa program ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan di Dairi.
Ia menambahkan akses terhadap kesempatan pendidikan internasional diharapkan dapat memperluas wawasan para siswa serta memperkuat kompetensi teknis mereka.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat Dairi. Kami berharap beasiswa yang kami berikan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi generasi muda Dairi,” kata Radianto dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Adapun keeman penerima Beasiswa PT DPM tersebut berasal dari wilayah Silima Pungga Pungga telah terpilih. Mereka adalah Anggun Meriah Ateku Cibro asal Desa Tungtung Batu, Dealova Ro Rejeki Sinaga dan Tria Basana Manurung asal Desa Longkotan, Grace Deocaeli Maringga asal Desa Lae Ambat, Daniel Fransiskus Simarmata asal Desa Silalahi 1/Sidikalang, Hokkop Marlintong Siagian asal Desa Sopokomil.
Diluncurkan pada tahun 2019 sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan, Beasiswa PT DPM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal.
Proses seleksi meliputi tahap penyaringan akademik yang dilanjutkan dengan wawancara, tes psikologi, tes kemampuan bahasa Inggris, serta tes dasar bahasa Mandarin.Hingga saat ini, sebanyak 18 siswa asal Dairi telah menerima manfaat dari Beasiswa PT DPM.
Baca Juga: Kerja Sama dengan Jerman, SDM Industri RI Kian Mendunia
Baca Juga: Pemerintah Gratiskan Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Cetak SDM Unggul Siap Berwirausaha
Proses pemberian beasiswa ini diawali dengan melakukan sosialisasi yang melibatkan 15 desa dan 1 kelurahan di kecamatan silima pungga pungga. Sosialisasi dilakukan pada 31 Juli 2025 sekaligus pengumuman tentang pembukaan program beasiswa.
Proses seleksi berdasarkan nilai akademik calon penerima. Selanjutnya proses seleksi meliputi tes wawancara, tes psikologi dan tes bahasa inggris dan Bahasa mandarin dasar yang telah dilakukan pada akhir September 2025. Berdasarkan hasil tes akhir yang dinyatakan lulus sebanyak 6 orang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: