Kredit Foto: Menpan.go.id
Pemerintah terus memacu percepatan pelaksanaan program hasil terbaik cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dengan memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
Hal ini dibahas langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam rapat yang digelar pada Kamis (2/4/2026) di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta.
Menurut Rini, optimalisasi SDM tidak bisa lagi dipandang sebagai proses administratif semata, melainkan harus menjadi langkah strategis untuk mendukung agenda prioritas nasional.
“Rapat ini penting untuk memastikan optimalisasi SDM tidak hanya sebagai proses administratif semata tetapi merupakan upaya strategis untuk memastikan tersedianya SDM yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung pelaksanaan program-program prioritas nasional,” kata Rini.
Dalam implementasinya, penguatan SDM difokuskan pada sejumlah klaster utama yang menjadi prioritas pemerintah, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kampung nelayan, sektor pendidikan, serta kesehatan.
Setiap kementerian dan lembaga yang terlibat diminta segera menindaklanjuti proyeksi kebutuhan SDM agar program dapat berjalan optimal.
Rini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program PHTC benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
"Presiden Prabowo Subianto selalu menekankan bahwa berbagai PHTC pemerintah harus memberikan dampak luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kerja kolaboratif antarkementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dibutuhkan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional," ujarnya.
Untuk mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, pemerintah mengedepankan pendekatan collaborative dan network governance.
Melalui skema ini, seluruh instansi diharapkan dapat saling terhubung dan bekerja dalam satu arah, sehingga tanggung jawab pembangunan tidak lagi bersifat sektoral, melainkan kolektif.
Baca Juga: RI Jadi Magnet Investasi Digital Asia Tenggara, Pemerintah Perkuat SDM dan AI
Baca Juga: Kemendikdasmen Gandeng Industri untuk Cetak SDM Unggul
Selain itu, fleksibilitas dalam kebijakan pemenuhan SDM juga menjadi perhatian penting. Pemerintah ingin memastikan sistem yang adaptif, namun tetap diiringi dengan pengawasan yang ketat agar kualitas SDM tetap terjaga.
“Selain diperlukan adanya kebijakan pemenuhan SDM yang fleksibel dan adaptif, juga diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih kuat agar kualitas SDM tetap terjaga," tambah Rini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement