- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Investasi USD 20 Miliar ke INPEX, Prof Henry Indraguna: Bukti Kecerdasan Bahlil Jaga Kedaulatan Energi
Kredit Foto: INPEX Masela Ltd
Diplomasi Bahlil Lahadalia membawa Indonesia bertransformasi menjadi penentu rantai pasok dunia.
"Ini bentuk kedaulatan yang cair namun kokoh. Menunjukkan hukum nasional kita mampu beradaptasi dengan standar internasional tanpa kehilangan jati diri konstitusionalnya," tegas Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar ini.
Dari perspektif ekonomi modern, Profesor dan Guru Besar Unissula Semarang ini melihat bahwa diplomasi ini merupakan bentuk Endogenous Growth yang dirumuskan ekonom Paul Romer.
Dalam konsep itu, fokus utama adalah pertumbuhan jangka panjang yang bersumber dari investasi modal manusia dan teknologi.
"Langkah Pak Bahlil mengamankan teknologi nuklir dan hilirisasi nikel adalah upaya tidak terjebak kedalam pertumbuhan stagnan. Ini akan tumbuh dari dalam melalui nilai tambah yang berkelanjutan," tutur Prof Henry.
Ditambahkannya, bahwa integrasi investasi Jepang dalam struktur industri nasional akan menciptakan ekosistem ekonomi tangguh terhadap guncangan eksternal.
"Kepastian hukum yang ditawarkan dalam proyek Masela memberi sinyal positif bagi pasar global bahwa Indonesia adalah mitra yang kredibel," tandas Prof Henry.
Baca Juga: Bahlil Jamin Harga Pertalite Tidak Naik di Tengah Gejolak Minyak Dunia
Secara yuridis, Doktor Ilmu Hukum UNS Surakarta dan Universitas Borobudur Jakarta ini menyebut bahwa nota kesepahaman tersebut harus dikawal agar tetap berada dalam koridor perlindungan kepentingan nasional dan tetap menyisakan ruang kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.
Menurut Prof Henry, diplomasi energi ini adalah implementasi cerdas strategi ekonomi yang inklusif.
"Pemanfaatan sumber daya alam tidak hanya mengejar angka pertumbuhan. Namun kemandirian energi yang berkelanjutan," kata Waketum DPP Bapera dekdoohuhKetua LBH DPP Bapera.
Dengan demikian, imbuh Prof Henry Indonesia berhasil menunjukkan taringnya dalam negosiasi internasional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan hukum dan inklusif bagi seluruh rakyat.
Wakil Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI) meyakini penguatan posisi di Indo-Pasifik ini menjadi wujud bahwa Indonesia telah meletakkan fondasi hukum dan ekonomi yang sangat kuat untuk menjadi pusat kekuatan energi baru.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: