Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Konsumsi BBM Naik 16% Saat Lebaran, Pertamax Tembus 33%

Konsumsi BBM Naik 16% Saat Lebaran, Pertamax Tembus 33% Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga mencatat lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline sebesar rata-rata 16% selama periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026, didorong meningkatnya mobilitas masyarakat serta tingginya penggunaan BBM berkualitas seperti Pertamax Series untuk perjalanan jarak jauh.

Berdasarkan data monitoring periode 9–26 Maret 2026, kenaikan konsumsi tersebut dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2026. Lonjakan terbesar terjadi pada produk Pertamax (RON 92) yang meningkat 33,9% dan Pertamax Turbo yang naik 33,7%. Sementara itu, Pertamax Green mencatat kenaikan tertinggi hingga 95,8%, mencerminkan peningkatan minat terhadap bahan bakar ramah lingkungan.

Puncak konsumsi BBM gasoline terjadi pada 19 Maret 2026 dengan kenaikan mencapai 37,8% dibandingkan kondisi normal. Pada periode arus balik, konsumsi juga meningkat signifikan sebesar 20,1% pada 26 Maret 2026.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyatakan bahwa lonjakan konsumsi BBM berkualitas sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik dengan jarak tempuh lebih panjang.

“Peningkatan konsumsi gasoline, khususnya Pertamax Series, menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memilih bahan bakar berkualitas untuk mendukung perjalanan mudik dan balik yang lebih nyaman dan efisien. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh kebutuhan energi tersebut terpenuhi dengan baik melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri,” ujar Roberth, dalam keterangan resmi, Jakarta, Minggu (29/3/2026). 

Selain gasoline, peningkatan konsumsi juga terjadi pada produk gasoil. Pertamina Dex tercatat naik 27,4% dibandingkan normal, sementara Dexlite meningkat 4,9%. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas transportasi logistik dan kendaraan diesel selama periode libur Lebaran.

Baca Juga: Harga BBM AS Naik Rp17.000 per Liter setelah Konflik Iran Meletus, Ini Dampaknya ke Indonesia

Baca Juga: PM Australia Akui Krisis BBM Kian Buruk, Jangka Panjang Belum Tentu Aman

Baca Juga: WFH Dipilih Hari Jumat, Purbaya Sebut Tak Ganggu Produktivitas dan Tetap Hemat BBM

Dari sisi energi rumah tangga dan transportasi udara, konsumsi LPG meningkat 8,6% seiring aktivitas masyarakat di rumah, sedangkan avtur naik 4,0% akibat peningkatan mobilitas penerbangan. Bahkan, puncak konsumsi avtur terjadi pada 25 Maret 2026 saat arus balik dengan kenaikan mencapai 22,1%.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina Patra Niaga menyiagakan infrastruktur distribusi energi secara nasional. Perusahaan mengoperasikan 2.074 SPBU Siaga 24 jam, sekitar 6.300 agen LPG Siaga, layanan motorist BBM dan LPG, 95 unit layanan modular BBM, serta 61 Kiosk Pertamina Siaga di titik strategis.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri