Hadiah Capai Rp1 Miliar, Ajang Lari YELLOW RUN 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari
Kredit Foto: Istimewa
Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, lomba lari bertajuk YELLOW RUN 2026 bakal digelar pada 31 Mei 2026 mendatang di Gelora Bung Karno. Lomba lari yang menghadirkan dua kategori, yakni 10 km dan 5 km itu akan memperebutkan hadiah dengan total mencapai Rp1 miliar.
Ajang ini menargetkan partisipasi hingga 10 ribu pelari dari berbagai kalangan, mulai dari atlet profesional, anggota komunitas lari, hingga masyarakat dari segala kalangan.
YELLOW RUN 2026 Initiator & Ketua Penyelenggara, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa YELLOW RUN 2026 hadir dengan ambisi besar untuk mendorong standar baru dalam kompetisi lari di Indonesia.
“Kami ingin menciptakan sebuah platform kompetitif yang tidak hanya merayakan partisipasi, tetapi juga mendorong prestasi. YELLOW RUN 2026 dirancang untuk menjadi panggung bagi atlet-atlet nasional dalam memecahkan rekor, khususnya di nomor 5K dan 10K,” ujarnya.
Untuk memastikan standar kompetisi yang tinggi, YELLOW RUN 2026 secara aktif mengundang atlet-atlet terbaik Indonesia untuk berpartisipasi dan mencatatkan pencapaian baru, serta menghadirkan kategori utama 5K dan 10K yang dirancang sebagai race berorientasi performa, dengan pembagian kategori Nasional, Master, dan Youth guna mengakomodasi atlet nasional maupun pelari umum.
Lintasan lomba akan dirancang sebagai 1 loop dengan karakter rute yang relatif datar (fast course) serta dukungan pengaturan lalu lintas yang rapi, berkesinambungan, serta terpadu, memastikan jalur yang steril dan minim gangguan. Penyelenggara juga akan menerapkan sistem start di berbagai wave guna menjaga kualitas kompetisi, didukung oleh sistem pencatatan waktu berbasis chip timing yang akurat dan real-time.
Reza Puspo, Founder Mesa Race dan Race Director YELLOW RUN 2026, menegaskan bahwa pendekatan teknis menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan ajang ini.
“Kami merancang YELLOW RUN 2026 sebagai sebuah race yang benar-benar dukung performa. Mulai dari desain rute, manajemen start, hingga eksekusi di lapangan, semuanya kami siapkan untuk menciptakan kondisi ideal bagi pelari dalam mencetak personal best bahkan memecahkan rekor,” jelasnya.
Baca Juga: Gowes 60 Km Keliling Jakarta, Pramono Anung dan Saleh Husin Tutup Libur Lebaran dengan Olahraga
Atlet Maraton Nasional Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, menyambut positif kehadiran YELLOW RUN 2026 sebagai ruang baru bagi atlet untuk berkompetisi di level tertinggi.
Selain itu, dukungan juga datang dari Andri Paranoan, Sekretaris Umum Pengurus Provinsi PASI DKI Jakarta, dan Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, yang melihat ajang ini sebagai kontribusi penting dalam pengembangan atletik nasional.
Dengan total hadiah mencapai Rp1 miliar, YELLOW RUN 2026 menghadirkan struktur hadiah yang dirancang untuk mendorong performa terbaik para peserta.
Terdiri dari total hadiah podium mencapai Rp500 juta kepada para pemenang di berbagai kategori 5K dan 10K, baik putra maupun putri serta Rp500 juta untuk hadiah kategori 10K M&F jika pecahkan rekor nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement