- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pemprov DKI Pinjamkan Lahan 5 Hektare untuk Buffer Area Logistik di Tanjung Priok
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminjamkan lahan seluas lima hektare di Terminal Tanah Merdeka kepada PT Pelindo sebagai kawasan penyangga (buffer area) kendaraan logistik.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan langkah tersebut diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan di badan jalan, sehingga arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tetap lancar pasca-Lebaran Idulfitri 2026.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan upaya antisipasi agar kemacetan parah seperti tahun sebelumnya tidak terulang, menyusul lonjakan aktivitas pelabuhan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan ruang parkir.
"Kami bekerja sama dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya supaya tidak seperti yang lalu,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/3).
Lahan tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 200 kendaraan kontainer, sehingga truk tidak lagi mengantre dan menumpuk di badan jalan yang selama ini menjadi titik kemacetan di Jakarta Utara.
Pramono menyebut, hingga pasca-Lebaran, aktivitas di Tanjung Priok berjalan normal dan lancar.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menggratiskan retribusi penggunaan lahan tersebut selama satu minggu, terhitung sejak 30 Maret 2026. Nilai pembebasan retribusi selama periode tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.
"Kami juga menggratiskan kepada Pelindo karena memang biaya kalau kemudian harus ada kemacetan seperti tahun lalu itu cost-nya terlalu tinggi,” kata dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement