Trump Ngamuk ke Prancis Gegara Pemblokiran Jalur Senjata Amerika Serikat ke Israel
Kredit Foto: Reuters
Amerika Serikat mengecam tindakan Prancis. Hal ini terkait dengan tak adanya pemberian izin penggunaan wilayah udara negara tersebut untuk pesawat militer dari Washington ke Israel.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Prancis. Paris menurutnya telah menolak penggunaan wilayah udaranya untuk pengiriman senjata dari Washington ke Israel. Senjata itu sendiri akan digunakan dalam konflik melawan Iran.
Baca Juga: NATO Retak, Amerika Serikat Akan Tinjau Ulang Aliansi Usai Perang Iran
Trump menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang sangat tidak membantu bagi kepentingan Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan dilupakan oleh Washington.
"Prancis tidak mengizinkan pesawat yang saran dengan perlengkapan militer untuk melewati wilayah udaranya demi menuju Israel. Prancis sangat tidak membantu. Kami akan mengingatnya," kata Trump di Truth Social.
Prancis sendiri menyatakan terkejut atas pernyataan dari Trump. Ia menegaskan bahwa keputusannya tak memberikan izin untuk pesawat militer terkait sejalan dengan kebijakan yang telah diterapkan sejak awal konflik dari Iran, Israel dan Amerika Serikat.
Paris menilai langkah itu konsisten dengan sikapnya yang tidak ingin terlibat langsung dalam operasi militer di Iran. Penolakan terhadap penggunaan wilayah udara ini menjadi yang pertama dilakukan oleh mereka sejak konflik dimulai di Timur Tengah.
Ia sendiri tidak sendirian dalam melakukan hal terkait. Italia dilaporkan menolak memberikan izin untuk pesawat militer dari Amerika Serikat. Pesawat itu dilaporkan akan digunakan untuk misi di Timur Tengah.
Menurut laporan, negara tersebut menolak untuk memberikan izin pendaratan terhadap sejumlah pesawat bomber yang akan mendarat di Pangkalan Sigonella di Sisilia. Hal tersebut cukup mengejutkan, menyusul kedekatan dari Italia dan Amerika Serikat.
Spanyol di sisi lain mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer dari Amerika Serikat. Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles menegaskan bahwa negaranya tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara maupun pangkalan militer untuk operasi yang berkaitan dengan konflik dari Iran dan Amerika Serikat.
Perbedaan kebijakan ini menunjukkan potensi retaknya soliditas aliansi dari North Atlantic Treaty Organization (NATO). Menteri Luar Negeri United States, Marco Rubio menyatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan meninjau ulang hubungannya dengan NATO.
Baca Juga: Ogah Terlibat Konflik Iran, Eropa Mulai Tak Sejalan Dengan Amerika Serikat
Rubio menyoroti sikap beberapa negara blok euro yang menolak memberikan akses pangkalan militer maupun wilayah udara untuk mendukung operasi dari Amerika Serikat. Menurutnya, hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah aliansi masih berfungsi sebagai aliansi yang saling menguntungkan. Ia menyebut adanya kekhawatiran bahwa hubungan tersebut telah berubah menjadi jalan satu arah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement