Kredit Foto: Azka Elfriza
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai masih terdapat tantangan dalam mendorong pemanfaatan layanan keuangan syariah di masyarakat. Data OJK mencatat indeks literasi keuangan syariah mencapai sekitar 43,4%, namun tingkat inklusinya masih berada di level 13,41%.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan kesenjangan tersebut menjadi perhatian utama.
“Pemahaman umat Islam cukup baik tentang bagaimana ekonomi keuangan. Namun, tugas kita untuk mengajak mereka masuk ke dalam keseluruhan sistem ini masih menjadi tantangan,” ujarnya dalam Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026, Kamis (2/4/2026).
Menurut Dicky, penguatan inklusi perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi agar layanan keuangan syariah lebih mudah diakses masyarakat.
Ia juga menyoroti kondisi di sektor perbankan konvensional yang menunjukkan fenomena berbeda, yakni literasi yang relatif rendah tetapi tingkat inklusi tinggi.
“Di perbankan konvensional, literasi terutama terhadap keuangan digital ini rendah, tapi inklusinya besar. Kenapa? Karena semuanya bisa diakses melalui mobile phone, at your fingertip. Gampang sekali, tapi literasinya masih menjadi tantangan,” ujarnya.
Dicky menilai kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi keuangan syariah untuk meningkatkan inklusi, mengingat tingkat literasinya sudah cukup baik.
“Ini sebenarnya menjadi modal untuk kita di keuangan syariah, karena literasinya baik,” tambahnya.
Baca Juga: Perkuat Literasi, Nanobank Syariah Gaungkan Gerakan Generasi Syariah
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa kinerja sektor keuangan syariah tetap menunjukkan tren positif.
Ia merinci, pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,58% menjadi Rp705 triliun, sejalan dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,14%. Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah yang terus meningkat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement