Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

FWD Insurance Genjot Digitalisasi untuk Perluas Layanan Asuransi

FWD Insurance Genjot Digitalisasi untuk Perluas Layanan Asuransi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

FWD Insurance menegaskan digitalisasi menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi di Indonesia seiring perubahan perilaku masyarakat yang semakin terhubung dengan teknologi.

Langkah tersebut sejalan dengan roadmap Otoritas Jasa Keuangan 2023–2027 yang menekankan peningkatan daya saing, perluasan layanan, serta optimalisasi digitalisasi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.

Direktur sekaligus Chief Technology & Operations Officer FWD Insurance, Slamet Riyoso, mengatakan pemanfaatan teknologi di perusahaan diwujudkan melalui berbagai layanan digital, seperti e-policye-claim, layanan pelanggan digital, hingga aplikasi FWD Omne yang memungkinkan nasabah mengelola polis secara mandiri.

“Bagi FWD Insurance, penerapan teknologi bukan sekadar efisiensi atau mengikuti tren yang berkembang, tetapi sudah menjadi sarana untuk lebih dekat dengan nasabah. Setiap inovasi selalu dimulai dari kebutuhan nasabah guna menghadirkan pengalaman perlindungan yang lebih sederhana, nyaman, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan digital at heart with human touch, kami menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap langkah transformasi perusahaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Transformasi digital tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan regulator yang mendorong pelaku industri jasa keuangan meningkatkan kualitas layanan serta memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi.

Dengan adopsi digital yang semakin luas, industri asuransi diharapkan mampu meningkatkan penetrasi pasar sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Baca Juga: Lima Perusahaan Jadi Korban Asuransi Kesehatan, OJK Wajibkan Skema Risk Sharing

Baca Juga: Konflik Global Bikin Premi Asuransi Diam-Diam Makin Mahal

Upaya penguatan digitalisasi juga didukung melalui pengembangan infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia. Hingga kini, perusahaan terus memperkuat kedua aspek tersebut guna mendukung transformasi industri secara berkelanjutan.

“FWD Insurance akan terus memperkuat infrastruktur digital dan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi sejalan dengan visi untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi. Langkah ini diharapkan dapat mendorong transformasi industri asuransi di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak masyarakat agar setiap orang dapat terus Celebrate living,” kata Slamet.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri