Kredit Foto: Istimewa
Selain memastikan konektivitas, sistem peringatan dini juga berjalan efektif.
Early Warning System kebencanaan berhasil mengirimkan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.
Di sisi pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa terkonfirmasi dalam kondisi baik dan tetap beroperasi.
Sebagian besar unit monitoring juga tidak mengalami gangguan.
Baca Juga: Pascagempa M 7,6 di Sulut, Layanan Telekomunikasi Pulih Total Kurang dari 24 Jam
Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado terdampak dengan penurunan kualitas layanan, dan masih dalam pemantauan.
Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan seluruh sumber daya terus disiagakan, agar jaringan tetap stabil dan masyarakat tetap terhubung selama masa tanggap darurat. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement