- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Lima Langkah Strategis Kementan Hadapi Kemarau Ekstrem Periode April–Juni 2026
Kredit Foto: Istimewa
Langkah-langkah tersebut telah mulai diimplementasikan secara konkret di lapangan, melalui percepatan tanam di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, optimalisasi lahan dan cetak sawah, serta penguatan pompanisasi dan irpom di berbagai daerah.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Mentan Amran juga meminta pemerintah daerah segera mengusulkan kebutuhan, agar dapat dilakukan penyesuaian anggaran secara cepat.
”Bahkan daerah seluruh Indonesia yang masih butuh irpom segera usulkan sekarang via online."
"Kepala Dinas usulkan cepat agar kita bisa geser anggaran."
"Yang butuh pompa tolong pantau,” imbuhnya.
Amran menegaskan, keberhasilan upaya ini sangat ditentukan oleh kecepatan gerak di lapangan, terutama pada periode kritis April hingga Juni 2026, yang menjadi penentu stabilitas produksi di tengah tantangan iklim.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement