Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
"Itu perkembangan yang terakhir," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/4/2026).
Meski belum merinci secara detail, Erani mengungkapkan mayoritas proyek tersebut masih bertumpu pada sektor minyak dan gas bumi (migas) serta mineral dan batu bara (minerba).
Namun demikian, Satgas Hilirisasi juga mulai mengkaji peluang hilirisasi di sektor lain di luar migas dan minerba, menyesuaikan dengan kebutuhan nasional ke depan.
"Apa ya kemarin itu ya? Setahu saya (yang 13 itu) ada yang basisnya itu bauksit, kemudian... ada yang untuk membikin baja, ada yang membikin untuk kabel bawah laut, beberapa yang saya ingat ya."
"Tapi nanti resminya, kan kita belum berani mengumumkan apa saja, karena ini semua masih belum ada kepastian sebelum pra-FS-nya itu jadi," jelas Erani.
Ke-13 proyek hilirisasi tahap kedua ini merupakan tambahan dari daftar 18 proyek sebelumnya yang telah diserahkan kepada Danantara pada tahun lalu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement