Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dukung Asta Cita, Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Dukung Asta Cita, Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Kredit Foto: Brantas Abipraya
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) berkomitmen menghadirkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mengebut penyelesaikan proyek ini, tentunya dengan mengutamakan kualitas terbaik, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja,” ujar Agung Fajarwanto, Direktur Utama Brantas Abipraya yang dikutip di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Adapun guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, kualitas pelaksanaan terjaga, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara optimal, Agung melakukan Management Walkthrough ke Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2.

Dalam kunjungannya, Agung menegaskan bahwa percepatan pembangunan proyek ini merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia, sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Dukung Mudik Gratis BUMN, Brantas Abipraya Berangkatkan 240 Pemudik ke Berbagai Kota

"Hal ini seirama dengan Asta Cita, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pembangunan dari daerah," katanya.

Sebagai informasi, proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang mulai dikerjakan pada Desember 2025 ini ditargetkan rampung pada Juni 2026. Dengan luas lahan mencapai 58.100 meter persegi, Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang modern dan inklusif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman