Kredit Foto: Azka Elfriza
Ekspansi pada subsektor industri logam dasar serta sektor jasa lainnya, menjadi motor penggerak utama penanaman modal nasional pada pembukaan tahun ini.
Performa sektoral yang solid tersebut mendorong realisasi investasi kuartal (Q) I/2026 mencapai Rp497 triliun, tumbuh 6,9% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani merinci, Industri Logam Dasar mencatatkan realisasi tertinggi mencapai Rp67 triliun pada periode Januari–Maret 2026.
Capaian ini disusul oleh sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi senilai Rp54 triliun, serta sektor Pertambangan sebesar Rp51 triliun.
Selain sektor industri manufaktur, sektor Jasa Lainnya yang mencakup pembangunan pusat data (data center) juga menunjukkan taringnya dengan torehan Rp43 triliun.
Sementara, subsektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran berkontribusi senilai Rp36 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus